CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR GURU KELAS IV MIN LAMJAMPOK KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATENACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR GURU KELAS IV MIN LAMJAMPOK KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATENACEH BESAR


Pengarang

Rahmad Munawar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

12092000100016

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Rahmad Munawar. “Campur Kode dan Alih Kode Dalam Proses Belajar-Mengajar Guru Kelas IV MIN Lamjampok Kecamatan Ingin Jaya
Kabupaten Aceh Besar”. Pembimbing I: Dr. Mohd. Harun, M.Pd.
Pembimbing II: Dr. Rajab Bahry, M.Pd.
Kata Kunci: Campur Kode, Alih Kode, Guru, Proses Belajar-Mengajar, MIN
Lamjampok.
Penelitian ini merupakan kajian tentang peristiwa campur kode dan alih kode
dalam interaksi belajar-mengajar di MIN Lamjampok Kecamatan Ingin Jaya
Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui campur kode
dan alih kode dalam kegiatan belajar-mengajar. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah de skriptif.
Sumber data dalam penelitian ini adalah guru MIN Lamjampok yang mengajar di
kelas empat. Data dalam penelitian ini adalah tuturan guru yang mengandung
campur kode dan alih kode. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teknik pengamatan, teknik wawancara atau diskusi, dan
teknik dokumentasi. Faktor penyebab terjadinya campur kode dan alih kode
dalam penelitian ini adalah penutur, dan lawan tutur. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa campur kode yang terjadi di MIN Lamjampok merupakan
campur kode ke dalam (inner code mixing)karena campur kode dilakukan antara
bahasa Indonesia dengan bahasa Aceh. Campur kode yang dilakukan oleh guru
meliputi campur kode berbentuk kata, campur kode berbentuk frasa, campur kode
berbentuk baster, dan campur kode berbentuk pengulangan kata. Alih kode yang
dilakukan oleh guru merupakan jenis alih kode ke dalam (intern) karena
berlangsung antara bahasa sendiri, yaitu dari bahasa Indonesia kebahasa Aceh
atau dari bahasa Aceh ke bahasa Indonesia.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK