HUBUNGAN INTENSITAS MENONTON TELEVISI DENGAN KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI POLIKLINIK ANAK RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN INTENSITAS MENONTON TELEVISI DENGAN KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI POLIKLINIK ANAK RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

Oky Vidia Wahyuni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101010061

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Keterlambatan bicara merupakan salah satu gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak usia 1-5 tahun. Menonton televisi menjadi salah satu faktor yang dapat menimbulkan keterlambatan bicara pada anak usia 1-5 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas menonton televisi dengan keterlambatan bicara pada anak usia 1-5 tahun di Poliklinik Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional survey. Sampel penelitian adalah ibu yang membawa anaknya (berusia 1-5 tahun) yang berobat ke Poliklinik Anak Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, pengambilan sampel secara acidental sampling yang berjumlah 72 responden. Hasil penelitian menunjukkan penderita keterlambatan bicara terbanyak pada rentang usia 4 tahun (34,7%) dan di dominasi oleh laki-laki (62,5%). Anak yang menonton televisi dengan intensitas sering mengalami keterlambatan bicara 80,6% sedangkan yang tidak sering menonton televisi hanya 16,7%. Berdasarkan hasil analisis menggunakan spearman’s rho diperoleh p value (probabilitas) 0,000 (p < 0,05) dan nilai r sebesar 0,543. Kesimpulan terdapat hubungan yang sedang antara intensitas menonton televisi dengan keterlambatan bicara pada batita usia 1-5 tahun.

Kata Kunci: Intensitas menonton televisi, keterlambatan bicara

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK