KAJIAN PERSEPSI STAF OPERASIONAL TERHADAP PELAKSANAAN EFEKTIVITAS STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) GEMPABUMI DI PUSAT GEMPA REGIONAL (PGR) VI BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA (BMKG) PADANG PANJANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN PERSEPSI STAF OPERASIONAL TERHADAP PELAKSANAAN EFEKTIVITAS STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) GEMPABUMI DI PUSAT GEMPA REGIONAL (PGR) VI BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA (BMKG) PADANG PANJANG


Pengarang

Dian Mega Yelisna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200140087

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Kebencanaan., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kejadian gempabumi merupakan bencana alam yang sering terjadi di wilayah Indonesia khususnya wilayah Sumatera Barat yang berada di pantai barat pulau Sumatera. Untuk itu Stasiun Geofisika Padang Panjang membuat SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam pelaksanaan tugas sehari-hari bagi pegawainya dalam memberikan informasi tentang gempabumi. SOP tersebut diharapkan dapat meminimalisir efek dari bencana gempabumi baik bagi pegawai yang sedang dinas pada saat terjadi gempabumi dan bagi masyarakat luas yang terkena dampak bencana. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pesepsi Pegawai terhadap tingkat pelaksanaan efektivitas pelaksanaan SOP Gempabumi. Untuk penilaian efektivitas data yang digunakan berasal dari kuisioner yang disebarkan kepada para responden yaitu staf operasional BMKG Padang Panjang yang melaksanakan pengamatan gempabumi. Data tersebut diolah menggunakan program excel yang kemudian hasil pengolahan digambarkan menggunakan spider chart. Berdasarkan analisa dari penilaian efektivitas SOP Gempabumi di PGR VI BMKG Padang Panjang diatas dapat disimpulkan bahwa Persepsi staf operasional terhadap efektivitas pelaksanaan SOP Gempabumi di PGR VI BMKG Padang Panjang secara keseluruhan belum dilaksanakan dengan baik dan efektif sesuai dengan prosedur yang ada. Ada dua prosedur yang kurang efektif dalam pelaksanaannya yaitu Prosedur Survei lapangan dengan tingkat efektivitas 2.571 dan Prosedur Penerimaan Informasi gempabumi dengan tingkat efektivitas 2.587. Dari hasil penilaian diatas diperoleh tinagkat efektivitas paling rendah 2.571 yaitu untuk Prosedur Survei Lapangan dan tingkat efektivitas paling tinggi pada Prosedur Pelaksanaan Analisa Gempa dengan nilai 4.306

Kata kunci: Efektivitas, SOP, Gempabumi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK