Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISA KINERJA JALAN YANG DIPENGARUHI FAKTOR PERTUMBUHAN KENDARAAN(STUDI KASUS JALAN ELAK PAYA TUMPI - TAN SARIL KAB. ACEH SELATAN)
Pengarang
Mirja Taayama Sinaga - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0904101010041
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kabupaten Aceh Tengah adalah salah satu kabupaten di Provinsi Aceh. Kabupaten ini memiliki 14 kecamatan dan secara geografis berbatasan langsung dengan beberapa kabupaten lainnya seperti Bireun, Bener Meriah, Gayo Lues, Nagan Raya dan Pidie. Hal tersebut menjadikan aceh tengah sebagai penghubung antara beberapa kabupaten lainnya sehingga dibangunlah Jalan Elak Paya Tumpi - Tan Saril yang bertipe 4/2 D. Menurut data pertumbuhan kendaraan pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaaan Aceh dari tahun 2009 sampai tahun 2012, Aceh Tengah memiliki nilai pertumbuhan kendaraan yang cukup tinggi tiap tahunnya yaitu 19% untuk MC dan LV serta 13% untuk kendaraan jenis HV. Hal ini akan mempengaruhi volume lalu-lintas dan berdampak pada kinerja jalan tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian dengan menghitung kinerja jalan untuk beberapa tahun ke depan dengan data pertumbuhan kendaraan yang ada berdasarkan metode MKJI 1997. Berdasarkan survei yang telah dilakukan didapatkan volume lalu-lintas maksimal terjadi pada tanggal 19 September 2015 dan kendaraan yang melintas sebanyak 334 smp/jam pada Ruas Paya Tumpi – Tan Saril dan 343 smp/jam pada ruas sebaliknya. Hasil pengolahan data yang telah dilakukan menunjukkan Jalan Elak Paya Tumpi - Tan Saril mampu bertahan selama 11 tahun setelah penelitian ini dilakukan berdasarkan faktor pertumbuhan aktual. Derajat kejenuhan pada tahun ke-11 adalah 0,75 atau tingkat pelayanan C pada ruas Ruas Paya Tumpi – Tan Saril dan 0,76 atau tingkat pelayanan C pada ruas sebaliknya. Penanggulangan dengan menekan pertumbuhan kendaraan menjadi 10% memberikan hasil yang lebih baik. Umur pelayanan ideal jalan bertambah dari 11 menjadi 20 tahun dengan derajat kejenuhan pada tahun ke-20 adalah 0,72 atau tingkat pelayanan C pada dua ruas jalan tersebut.
Kata Kunci: Kinerja jalan, tingkat pelayanan, faktor pertumbuhan kendaraan.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI MANFAAT PEMBANGUNAN JALAN PAYA TUMPI – PAYA ILANG KOTA TAKENGON KABUPATEN ACEH TENGAH (AHLANDI, 2014)
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI TERHADAP FAKTOR PENERAPAN DAN LINGKUNGAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN PAYA TUMPI-MENDALE DI KABUPATEN ACEH TENGAH (FIKRI MULYANA UTAMA, 2023)
KAJIAN KELAYAKAN EKONOMI PENYELESIAN PEMBANGUNAN JALAN ELAK DI KABUPATEN ACEH UTARA (STUDI KASUS : JALAN ELAK KRUENG MANE - BUKETRATA) (Amirullah, 2016)
TINJAUAN KELAYAKAN EKONOMI PEMBANGUNAN JALAN ELAK SP. OPAK - RANTAU - BATAS SUMUT, KABUPATEN ACEH TAMIANG (H Ham Fahmi ZN, 2024)
KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PASCA BENCANA ALAM DI DESA PAYA TUMPI BARU KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH (Suryadi, 2022)