<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19450">
 <titleInfo>
  <title>PEMBANGUNAN PASAR TERPADU TRADISIONAL UJONG PASIE KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ferdiansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Pasar  memegang  peran  penting  dalam  menggerakkan  ekonomi  masyarakat Indonesia selain sebagai muara dari produk-produk rakyat,  pasar juga berfungsi sebagai tempat  untuk  bekerja  yang  sangat  berarti  bagi  masyarakat. Pasar  adalah tempat dimana terjadi interaksi antara penjual dan pembeli, Pasar didalamnya terdapat tiga unsur, yaitu: penjual, pembeli dan barang atau jasa yang keberadaannya tidak dapat dipisahkan,  pertemuan  antara  penjual  dan  pembeli  menimbulkan transaksi jual-beli. Proyek Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu Ujong Pasie Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya ini merupakan milik pemerintah untuk meningkatkan potensi di bidang Perdagangan. Lokasi Proyek ini berada di Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Tujuan utama Proyek Pembangunan Pasar Terpadu Tradisional Terpadu Ujong Pasie Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya untuk menyediakan suatu wadah untuk pedagang yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar khusunya para pedagang. Persepsi negatif masyarakat Indonesia tentang pasar rakyat adalah kotor, bau, jorok, tidak aman, kumuh, timbangan tidak pas, barang kurang higienis, dan tidak nyaman. Hasil dari kegiatan magang ini berupa analisis perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Pasar Terpadu Tradisional yang meliputi  Pekerjaan persiapan, pekerjaan pondasi, pekerjaan beton bertulang, dan pekerjaan finishing dengan anggaran biaya Rp. 22.053.000.000.000,- (Dua Puluh Dua Miliar Lima Puluh Tiga Juta Rupiah), namun untuk tahap tahun ini Anggaran yang direncanakan Tahun lalu bernilai Rp. 4.738.797.000.00 (Empat Miliar Tujuh Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Rupiah). Total volume beton dalam proyek Pasar Tradisional ini berjumlah 530,813 M³,  dan total volume besi yang digunakan 9716,881 kg, dari pekerjaan pembangunan Pasar Terpadu Tradisional terpadu ini dapat mengambil hikmah sehingga penulis dapat lebih mengetahui pekerjaan pondasi Sumuran.&#13;
&#13;
Kata kunci : Pondasi Sumuran, Pile cap, dan volume pekerjaan&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19450</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-02-10 15:23:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-02-10 15:47:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>