KAJIAN UPAH TENAGA KERJA BERDASARKAN PENGALAMAN KEPALA TUKANG PADA PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN UPAH TENAGA KERJA BERDASARKAN PENGALAMAN KEPALA TUKANG PADA PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Mailiza Yuliana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1004101010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

umah tinggal menengah adalah rumah yang dibangun secara horizontal dengan luas kavling 54 m2 s.d 600 m2. Dalam suatu proyek konstruksi ada banyak faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan proyek tersebut diantaranya faktor upah dan sumber daya manusia, begitu juga halnya dengan pembangunan rumah tinggal. Pada pembangunan rumah tinggal biasanya owner langsung menunjuk kepala tukang sebagai pelaksana lapangan. Faktor upah ditentukan berdasarkan kesepakatan antara owner dengan kepala tukang. Pada penelitian ini membahas tentang upah tenaga kerja per satuan pekerjaan pada pembangunan rumah tinggal di Kota Banda Aceh dan selisih upah antara berdasarkan pengalaman kepala tukang dengan Analisa SNI 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya upah tenaga kerja per satuan pekerjaan berdasarkan pengalaman kepala tukang yang sudah berpengalaman dibidang konstruksi selama ? 10 tahun dan selisihnya dengan perhitungan upah Analisa SNI 2014. Data yang didapatkan adalah dari hasil penyebaran kuesioner kepada 30 responden terpilih dengan menjadikan rumah dengan luas 130 m2 sebagai model/acuan pengisian. Metode pengolahan data menggunakan persamaan rata-rata untuk menghitung upah persatuan tenaga kerja dan perbandingannya dengan Analisa SNI 2014. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah pada pembangunan rumah tinggal dengan luas 130 m2 membutuhkan komposisi tenaga kerja yang terdiri dari 1 orang kepala tukang, 3 orang tukang dan 5 orang pekerja. Sedangkan hasil perhitungan upah tenaga kerja untuk membangun satu unit rumah dengan luas 130 m2 berdasarkan pengalaman kepala tukang adalah sebesar Rp.94.441.000,00 dan berdasarkan perhitungan Analisa SNI 2014 yaitu sebesar Rp. 102.890.000,00. Selisih kedua perhitungan tersebut adalah sebesar Rp.8.449.000,00 atau sebesar 8,2% lebih rendah upah tenaga kerja yang ditawarkan oleh kepala tukang.

Kata kunci : Rumah tinggal, kepala tukang, upah tenaga kerja, Analisa SNI.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK