PRARANCANGAN PABRIK BIOAVTUR (AVIATION BIOFUEL) DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 35.500 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRARANCANGAN PABRIK BIOAVTUR (AVIATION BIOFUEL) DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 35.500 TON/TAHUN


Pengarang

Aditya Febrian Masri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104103010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik bioavtur (aviation biofuel) ini dibuat atas dasar untuk memenuhi kebutuhan bioavtur nasional mulai tahun 2020. Bioavtur memiliki prospek bisnis dan pangsa pasar yang potensial karena didukung oleh kebijakan Menteri Perhubungan yang mewajibkan implementasi bioavtur secara bertahap pada bandar udara dengan bauran 2% pada tahun 2016, 3% pada tahun 2020, dan 5% pada tahun 2025. Pabrik bioavtur ini menggunakan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan baku utama dengan kapasitas produksi sebesar 35.500 ton/tahun. Proses pembuatan bioavtur secara BTL terdiri atas lima tahap utama, yaitu persiapan bahan baku, gasifikasi, pembersihan gas sintesis, sintesis hidrokarbon (Fischer-Tropsch Synthesis), serta pemisahan bioavtur dengan minyak mentah sintesis fraksi ringan (light syncrude). Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf dengan waktu kerja selama 330 hari per tahun. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 155 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Desa Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh dengan luas lahan 30.340 m2. Sumber air pabrik bioavtur berasal dari Sungai Tamiang. Untuk memenuhi kebutuhan listrik seluruh pabrik sebesar 2.838,68 kW, maka pabrik bioavtur ini memiliki pembangkit listrik sendiri dengan menggunakan bahan bakar solar. Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah:
a. Fixed Capital Investment = Rp. 402.930.811.727
b. Working Capital Investment = Rp. 69.531.860.708
c. Total Capital Investment = Rp. 472.462.672.436
d. Total Production Cost = Rp 333.023.641.761
e. Hasil Penjualan = Rp. 622.219.832.911
f. Laba bersih = Rp. 216.897.143.363
g. Pay Out Time (POT) = 4,29 tahun (4 tahun 4 bulan)
h. Break Event Point (BEP) = 40,72%
i. Internal Rate of Return (IRR) = 17,96%
Keywords: bioavtur, biomass to liquid, Fischer-Tropsch Synthesis, kebijakan Menteri Perhubungan, tandan kosong kelapa sawit

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK