PEMETAAN KOROSI BETON BERTULANG PADA RUMAH PENDUDUK SETELAH SEPULUH TAHUN TSUNAMI 2004 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMETAAN KOROSI BETON BERTULANG PADA RUMAH PENDUDUK SETELAH SEPULUH TAHUN TSUNAMI 2004


Pengarang

Wicaksono Achmad Walid - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104102010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sepuluh tahun yang lalu, musibah gempa bumi dan tsunami menghancurkan sebagian besar Provinsi Aceh. Banyak rumah terendam air laut dalam rentang waktu tertentu sehingga merusak lapisan pasif antara beton dan baja tulangan. Hal ini memicu terjadinya korosi pada baja dalam beton tersebut. Peneliti sebelumnya telah melakukan pemetaan potensial korosi pada beton bertulang di beberapa rumah terkena tsunami 2004 yang berada di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar. Pemetaan dilakukan pada tahun 2009 dan tahun 2012. Hasil pemetaan tersebut telah menunjukkan level risiko korosi menengah (intermediate risk) sampai level risiko korosi tinggi (high risk). Untuk menghindari kegagalan secara tiba-tiba maka perlu dilakukan perawatan dan pencegahan pada rumah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan level korosi beton bertulang pada rumah penduduk setelah sepuluh tahun tsunami 2004 dan membandingkannya dengan hasil pemetaan tahun 2009 dan tahun 2012. Penelitian ini dilakukan di wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh. Empat unit rumah yang terendam air laut tsunami dan satu unit rumah yang berada di luar area terkena dampak tsunami sebagai pembanding. Empat sampai lima kolom dipilih mewakili setiap sisi-sisi rumah untuk dilakukan pemetaan. Profometer 5+ digunakan untuk mencari letak tulangan dan sengkang di dalam beton dan untuk mengukur nilai potensial korosi digunakan alat Digital Half-Cell. Level risiko korosi ditetapkan berdasarkan kepada standar ASTM C876. Setelah dilakukan pemetaan potensial korosi pada rumah penduduk tersebut maka didapatkan risiko korosi telah mencapai level risiko tinggi. Kemudian, ditemukan adanya kecenderungan peningkatan risiko korosi pada seluruh kolom di tahun 2015 dibandingkan tahun 2009 dan tahun 2012. Peningkatan korosi terjadi hampir pada seluruh bagian kolom secara merata. Dengan demikian, pencegahan peningkatan potensial korosi pada baja dalam beton perlu dilakukan untuk menghindari kegagalan secara tiba-tiba pada rumah tersebut dalam kurun waktu tertentu.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK