<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19392">
 <titleInfo>
  <title>JUMLAH BAKTERI ASAM LAKTAT DAN KADAR HISTAMIN PADA SIE BALU SEBELUM DAN SETELAH DIIRADIASI SINAR GAMMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>arham</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Kesehatan Masyarakat Veterineer (Pascasarjana)</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kontaminasi mikroba patogen yang tidak diinginkan pada daging  dapat menurunkan kualitas daging. Keberadaan histamin pada bahan pangan menandakan tingkat kemunduran mutu pada bahan pangan dan menyebabkan keracunan. Pengolahan  atau penanganan yang lebih baik dapat mengurangi  kerusakan selama penyimpanan. Siebalu, merupakan daging kering  khas Aceh yang diawetkan dengan  penambahan garam, asam  dan dikeringkan.  Namun proses pengolahan yang lama dan pengeringan dibawah sinar matahari dapat menyebabkan produk daging terkontaminasi  mikroorganisme patogen. Iradiasi dapat mengeliminasi bakteri pathogen dalam  bahan  pangan. Penelitian  ini bertujuan untuk  mengetahui  jumlah  bakteri asam laktat  dan  kadar histamine pada sie balu sebelum  dan  setelah diiradiasi dengan dosis 0, 5, 7 dan 9 kGy dan masa simpan 0, 2 sampai 4 bulan. Sie balu dibuat dari 5 kg daging  sapi segar, dijemur hingga kering, divakum  dan  diiradiasi dengan dosis 5, 7 dan 9 kGy. Kemudian sampel diuji dengan parameter, yakni  analisis  kadar histamin dan jumlah bakteri  asam  laktat. Iradiasi dan  masa simpan berpengaruh  nyata (P0,05) terhadap dosis  iradiasi dan masa simpan  sie balu. &#13;
&#13;
Kata kunci: bakteri asam laktat, kadar histamin, sie balu,iradiasi, masa simpan.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>LACTIC ACID BACTERIA</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19392</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-02-09 21:22:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-02-25 09:56:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>