HUBUNGAN JENIS SINDROM DISPEPSIA DENGAN STATUS GIZI PASIEN DI BAGIAN ILMU PENYAKIT DALAM RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN JENIS SINDROM DISPEPSIA DENGAN STATUS GIZI PASIEN DI BAGIAN ILMU PENYAKIT DALAM RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Muhammad Haekal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101010115

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah penyakit sindrom dispepsia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan jenis sindrom dispepsia dengan status gizi pasien di Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien sindrom dispepsia yang berobat ke Poliklinik Penyakit Dalam RSUD dr. Zainoel Abidin. Pengambilan data dilakukan bulan November – Desember 2015 didapatkan 100 responden. Pengukuran jenis sindrom dispepsia dengan menggunakan kuesioner kriteria Roma II dengan wawancara. Pengukuran status gizi dengan menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan. Hasil penelitian didapatkan pasien dispepsia fungsional mirip ulkus sebanyak 35 orang (35%), mirip dismotilitas sebanyak 35 orang (35%), dan non-spesifik sebanyak 30 orang (30%). Status gizi kurus didapatkan sebanyak 59 orang (59%), normal sebanyak 25 orang (25%), gemuk sebanyak 13 orang (13%), dan obesitas sebanyak 3 orang (3%). Jenis sindrom dispepsia fungsional mirip dismotilitas 68,6% dengan status gizi kurus, sedangkan yang non-spesifik hanya 40% dengan status gizi kurus. Hasil analisis Kruskal-Wallis dengan p value < 0,05 menunjukkan terdapat hubungan jenis sindrom dispepsia dengan status gizi pasien di Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh (p value = 0,014). Kesimpulan penelitian terdapat hubungan jenis sindrom dispepsia dengan status gizi pasien di Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

Kata Kunci: Dispepsia fungsional, status gizi, kriteria Roma II

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK