<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19372">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA PADA JARINGAN KOOPERATIF MULTI-HOP RELAY MENGGUNAKAN PROTOKOL AMPLIFY AND FORWARD (AF) DENGAN ALOKASI DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT MELDA SEPTIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Media nirkabel merupakan media komunikasi yang biasa digunakan pada sistem komunikasi wireless. Sistem wireless sangat rentan terhadap fading. Salah satu cara untuk mengatasi dampak fading adalah dengan menggunakan teknik diversitas yaitu penggunaan antena jamak pada pengirim dan penerima atau dikenal dengan teknik Multiple Input Multiple Output (MIMO). Namun dikarenakan faktor ukuran harga yang relatif mahal dan terbatasnya hardware, maka penggunaan teknologi MIMO kurang efektif diterapkan pada sistem komunikasi wireless. Sehingga sistem komunikasi kooperatif pengguna merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Penggunaan teknik spatial diversity yang menerapkan antenna jamak virtual untuk mengatasi keterbatasan dari kanal wireless dengan cara menggunakan sistem relay yang berfungsi sebagai antenna jamak virtual (virtual multiple antenna) untuk menstransmisikan data agar sampai ke destination. Tugas akhir ini mengkaji kinerja sistem komunikasi kooperatif jarak jauh, dengan menggunakan jaringan multi-hop relay. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja sistem dari jaringan kooperatif multi-hop relay dengan protokol AF menggunakan alokasi daya (power allocation) dan membandingkan kinerja sistem dari jaringan kooperatif multi-hop relay dengan protokol AF tanpa menggunakan alokasi daya dan transmisi langsung. Dari simulasi yang dilakukan maka diperoleh perbandingan kinerja sistem berdasarkan hubungan  BER terhadap SNR. Hasil yang didapatkan dengan adanya alokasi daya (PA) pada jaringan multi-hop relay menghasilkan kinerja yang lebih baik dari tanpa alokasi daya (NO PA) dan direct. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Jaringan Kooperatif, Amplify and Forward, Alokasi Daya, Multi-hop</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19372</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-02-09 14:44:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-02-09 15:16:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>