<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19366">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT KEPARAHAN HIPERTIROIDISME TERHADAP GANGGUAN MENSTRUASI DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nariska Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hipertiroidisme merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan meningkatnya&#13;
hormon tiroid akibat hiperaktivasi kelenjar tiroid. Salah satu dampak hipertiroidisme terhadap&#13;
sistem reproduksi adalah gangguan menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai&#13;
hubungan tingkat keparahan hipertiroidisme terhadap gangguan menstruasi pada pasien wanita.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional.&#13;
Tiga puluh lima sampel diambil secara accidental sampling pada bulan November - Desember&#13;
2015 di Poli Klinik Endokrinologi RSUDZA Banda Aceh. Tingkat keparahan hipertiroidisme&#13;
berdasarkan hasil laboratorium FT4 kemudian dikelompokan dalam tingkat normal, mild,&#13;
moderate dan severe. Variabel gangguan menstruasi dinilai berdasarkan checklist dengan&#13;
metode wawancara terpimpin. Hasil perhitungan 35 sampel didapatkan bahwa jumlah pasien&#13;
hipertiroidisme yang mengalami gangguan mentruasi paling banyak pada kategori severe yaitu,&#13;
100%. Analisis hubungan tingkat keparahan hipertiroidisme terhadap gangguan menstruasi&#13;
menggunakan Uji Spearman menunjukkan hasil (p=0,031) dengan nilai koefisien korelasi&#13;
0,366. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat keparahan hipertiroidisme&#13;
terhadap gangguan menstruasi dengan nilai signifikan (p value</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19366</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-02-09 12:38:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-02-09 16:00:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>