<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19361">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN	TINGKAT  PENGETAHUAN   DAN SIKAP  PERAWAT DENGAN  KESIAPSIAGAAN   MENGHADAPI   BENCANA W ABAH PENYAKIT MALARIA  DI KABUPATEN	ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAIDY FAHRUL RADHI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Megister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Malaria  masih  menjadi  masalah kesehatan  masyarakat  Indonesia, setiap  tahunnya terdapat  sekitar  15  juta  penderita  malaria  klinis  yang  mengakibatkan  30.000  orang meninggal dunia. Data dari Survey Malaria Metric menunjukkan bahwa kabupaten Aceh Besar termasuk dalam kategori endemis malaria dengan jumlah kasus klinis 1.449 kasus, positif 724 kasus dengan klasifikasi plasmodium falcifarum 441 kasus, Plasmodium vivax 276 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap  perawat  dengan  kesiapsiagaan  menghadapi  bencana  wabah  penyakit  malaria  di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian bersifat analitik kuantitatif  menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel adalah seluruh perawat yang bertugas di Kabupaten Aceh Besar berjumlah 249 orang. Data dikumpulkan menggunakan  kuesioner  tertutup dan  diolah menggunakan  uji chi  square  test. Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  48,2% perawat berumur 30-40  tahun,  dan  berjenis  kelamin perempuan (53,4%), 46,2% berpendidikan Diploma  III  keperawatan, selanjutnya  56,6%  perawat  mempunyai  pengetahuan  yang cukup  tentang  malaria,  60,6%  perawat bersikap baik  terhadap  pencegahan  penyakit malaria  dan  54,2%  siap  menghadapi wabah penyakit  malaria,  dari 151  perawat  dengan sikap  yang  baik  ternyata  68,9%  siap  menghadapi  wabah  malaria,  dari  98  perawat  yang mempunyai sikap yang kurang terdapat 68,4% yang menyatakan kurang siap menghadapi wabah penyakit malaria, dari 101 perawat yang berpengetahuan baik ternyata 78,2% siap menghadapi  wabah  malaria,  dari  141  perawat  yang  mempunyai  pengetahuan  cukup terdapat 65,2% yang menyatakan kurang siap, dan seluruh perawat yang berpengetahuan kurang  siap  menghadapi  wabah  malaria  di  Kabupaten  Aceh. Terdapat  hubungan  antara pengetahuan  dan sikap  dengan  kesiapsiagaan  perawat  menghadapi  wabah  malaria  di Kabupaten Aceh Besar</note>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTER PREPAREDNESS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTER NURSING</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19361</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-02-09 12:16:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-27 09:58:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>