<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19286">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN HISTOPATOLOGIS GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN YANG DIINFEKSI DENGAN STREPTOCOCCUS MUTANS ATCC (31987)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RATNA KARIMA WIRANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Nama		:  Ratna Karima Wiranti&#13;
Fakultas	:  Kedokteran Gigi&#13;
Judul Skripsi 		:  Gambaran Histopatologis Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus)&#13;
 Jantan yang Diinfeksi dengan Streptococcus mutans  ATCC&#13;
(31987)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Streptococcus mutansmerupakan agen utama karies gigi dan dapat bersifat bakteremiasertasebagai faktor resiko infeksi endokarditis,stroke hemoragik, hepatitis, dan glomerulonepritis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologis ginjal tikus putih (Rattus norvegicus) jantan setelah diinfeksi dengan Streptococcus mutans ATCC (31987). Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris rancangan post test only control group dengan pendekatan split plot yang  menggunakan 24 ekor tikus sebagai hewan coba. Tikus dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol yang diinjeksikan NaCl 0,9% dan kelompok perlakuan yang diinjeksikan 109 CFU/ml suspensi S. mutans. Tikus dieuthanasia pada hari ke-7, 14, 21 dan 30 kemudian dinekropsi untuk pengambilan ginjal guna pembuatan preparat histopatologis. Hasil penelitian yang dianalisis secara deskriptif menunjukkan terjadinya pembengkakan glomerulus, atropi glomerulus, hiperemi, hemoragi, nekrosis dan infiltrasi sel radang pada semua kelompok perlakuan. Pada hari ke-14, 21 dan 30 terjadi peningkatan kerusakan berupa hemoragi dan lisis sel, ruptur pembuluh darah vena dan peningkatan infiltarsi sel radang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa S. mutans dapat menjadi faktor penentu infeksi pada glomerulus ginjal dan  kerusakan yang terjadi meningkat seiring bertambahnya waktu.&#13;
&#13;
Kata kunci: Streptococcus mutans, bakteremia, glomerulonepritis&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19286</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-02-04 12:38:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-02-04 14:15:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>