Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
SIMULASI NUMERIK PENGARUH PARAMETER PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP PERUBAHAN MORFOLOGI PANTAI AKIBAT GELOMBANG TSUNAMI (STUDI KASUS : TELUK ULEE LHEUE, ACEH BESAR)
Pengarang
Asrita Meutia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1309200060025
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Teluk Ulee Lheue yang berada di Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu daerah yang mengalami perubahan morfologi pantai yang cukup besar akibat peristiwa tsunami 26 Desember 2004. Angkutan sedimen yang menyebabkan perubahan morfologi pantai akibat tsunami tersebut dipengaruhi oleh nilai kekasaran lahan (koefisien Manning). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses angkutan sedimen akibat tsunami sehingga terjadi perubahan morfologi pada Teluk Ulee Lheue dan melihat pengaruh parameter penggunaan lahan terhadap perubahan morfologi pantai akibat gelombang tsunami menggunakan simulasi numerik. Metode yang digunakan adalah dengan mensimulasi perubahan morfologi Teluk Ulee Lheue akibat tsunami tahun 2004 dengan menggunakan perangkat lunak COMCOT dan Delft3D. COMCOT memiliki kapasitas mensimulasi tsunami mulai dari pembangkitan, penjalaran, dan penggenangannya. Delft3D memiliki kemampuan mensimulasi perubahan morfologi pantai. Data yang digunakan adalah parameter gempa 26 Desember 2004, data bathymetri dan topografi, peta penggunaan lahan, dan data sedimen. Tinggi maksimum tsunami hasil simulasi pertama kali mencapai daratan Teluk Ulee Lheue adalah 15 m. Hasil simulasi menunjukkan pengaruh penggunaan lahan terhadap perubahan morfologi pada Teluk Ulee Lheue. Pada area yang memiliki nilai kekasaran yang kecil mengalami erosi sedangkan area yang memiliki nilai manning yang besar mengalami sedimentasi. Erosi paling besar terjadi pada area pantai dan terjadi sedimentasi pada area hutan. Kemunduran garis pantai hasil simulasi mencapai 400 m.
Kata Kunci : Gelombang tsunami, penggunaan lahan, angkutan sedimen, perubahan morfologi pantai , simulasi numerik, COMCOT, Delft3D.
Tidak Tersedia Deskripsi
SIMULASI NUMERIK DAMPAK GELOMBANG TSUNAMI TERHADAP PERUBAHAN PROFIL PANTAI (STUDI KASUS : TSUNAMI 26 DESEMBER 2004 DI TELUK ULEE LHEUE, ACEH BESAR) (Tursina, 2016)
KAJIAN PROSES PEMULIHAN MORFOLOGI PANTAI SETELAH TSUNAMI TAHUN 2004 DI TELUK ULEE LHEUE-ACEH BESAR DENGAN SIMULASI NUMERIK DAN ANALISIS SPASIAL (Mirza Fahmi, 2017)
SIMULASI PENJALARAN GELOMBANG DI PERAIRAN PANTAI ULEE LHEUE BANDA ACEH (Aykal Haddrevi, 2022)
PEMODELAN FISIK KINERJA DINDING LAUT DAN DUG POOL UNTUK REDUKSI ENERGI GELOMBANG TSUNAMI (Mulya, 2017)
ANALISIS HIDRODINAMIKA DAMPAK GELOMBANG TSUNAMI TERHADAP KONSTRUKSI BREAKWATER DI KAWASAN PANTAI ULEE LHEUE BANDA ACEH DENGAN SIMULASI NUMERIK (Putroe Laksmy Bai, 2018)