PENGARUH EKSTRAK SELADA (LACTUCA SATIVA L.)TERHADAP KADAR GULA DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH EKSTRAK SELADA (LACTUCA SATIVA L.)TERHADAP KADAR GULA DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN


Pengarang

Thariq Mubarak - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010249

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Diabetes Melitus tipe 1 (DM tipe 1) adalah penyakit metabolik yang ditandai
dengan hiperglikemia kronis dan merupakan efek dari reaksi autoimun yang
menyebabkan kerusakan sel beta pankreas. Sejauh ini, penggunaan insulin seumur
hidup merupakan satu-satunya langkah terapi pada DM tipe 1. Selada merupakan
tumbuhan yang memiliki kandungan antioksidan yang efektif untuk memproteksi
sel dari kerusakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh
ekstrak selada (Lactuca sativa L.) terhadap kadar gula darah tikus putih yang
induksi aloksan. Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dan metode
pretest posttest dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian ini adalah 27 ekor
tikus putih (Rattus norvegicus) dibagi secara acak ke dalam tiga kelompok, yaitu
ekstrak selada dosis 100 mg/KgBB, ekstrak selada dosis 200 mg/KgBB dan
kontrol negatif. Semua kelompok diberikan perlakuan selama lima belas hari,
kemudian kadar gula darah tikus diukur. Data dianalisis dengan menggunakan ujit
berpasangan. Hasil pengukuran kadar gula darah sesudah perlakuan menunjukan
kadar gula darah rata-rata kelompok kontrol negatif, 100 mg/KgBB dan 200
mg/KgBB adalah 373.78 mg/dl, 305.56 mg/dl, 228.78 mg/dl. Hasil penelitian
menunjukan terdapat pengaruh berupa penurunan kadar gula darah pada
kelompok perlakuan pada dosis 100 mg/KgBB dan 200 mg/KgBB. Hasil analisis
data menunjukan tidak ada perbedaan nyata (p>0.05) kadar gula darah pada
kelompok kontrol negatif dan perlakuan dosis 100 mg/KgBB, tetapi terdapat
perbedaan yang nyata (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK