PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING(REACT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFISISWA SMA NEGERI 8 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING(REACT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFISISWA SMA NEGERI 8 BANDA ACEH


Pengarang

Akmalia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106101040057

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Katakunci : Model pembelajaran,REACT,Hasilbelajar, Geografi

Model pembelajaran REACT merupakan salah satu model pembelajaran kontekstual yang membantu guru mengaitkan materi yang dipelajari dengan dunia nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS 2 SMAN 8 Banda Aceh melalui penerapan model pembelajaran REACT; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran mencerminkan keterlaksanaan model pembelajaran REACT; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model pembelajaran REACT; dan (4) Respon siswakelas XI IPS 2 SMAN 8 Banda Aceh setelah proses pembelajaran dengan menggunakan model REACT. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelasXI IPS 2 SMAN 8 Banda Aceh yang berjumlah 29 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar (evaluasi) siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa menggunakan model pembelajaran REACT yang telah dilaksanakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 22 siswa menjadi 27 siswa yang tuntas belajar, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 70% menjadi 90%; (2) Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan model pembelajaran REACT. Terjadi peningkatan pada aktivitas guru dan siswa, dari 10 aktivitas pada siklus I, diperoleh 5 aktivitas dalam kategori sesuai dan 5 dalam kategori tidak sesuai, sementara siklus II secara keseluruhan dikategorikan sesuai;(3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran REACT meningkat dari perolehan skor rata-rata2,82 dengan kategori baikmenjadi 3,19 dengan kategori baik; dan (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran REACT dapat dikatakan baik. 97 persen dari 29 siswa berpendapat bahwa dengan belaja rmelalui pembelajaran REACT dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK