DISTRIBUSI KANDUNGAN MERKURI DI DAS KRUENG SIKULAT KECAMATAN SAWANG ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

DISTRIBUSI KANDUNGAN MERKURI DI DAS KRUENG SIKULAT KECAMATAN SAWANG ACEH SELATAN


Pengarang

RISMAYATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200040012

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Pascasarjana., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rismayati, 2015. Distribusi Kandungan Merkuri di DAS Krueng Sikulat
Sawang Aceh Selatan. Tesis Magister, Program Pascasarjana Universitas Syiah
Kuala, di bawah bimbingan Muyassir dan Suhendrayatna.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi kandungan merkuri pada
tanah dan air sungai di DAS Krueng Sikulat Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh
Selatan. Pengambilan titik sampel menggunakan metode grid sebanyak 35 lokasi
untuk tanah dan 13 lokasi untuk air sungai. Parameter yang diambil adalah
kandungan merkuri dan pH. Kandungan merkuri dianalisis menggunakan metode
standar dengan Atomic Absorption Spectrometry(AAS), kemudian dibandingkan
dengan standar nilai ambang baku mutu lingkungan (Golongan I, PP No. 82 tahun
2001) 0,001 mg.l
-1
dan kriteria nilai ambang baku mutu tanah maksimum untuk
merkuri 0,06 µg.g
-1
. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 sampel tanah
yang dianalisis semua mengandung merkuri. Konsentrasi merkuri tertinggi 29,178
µg.g
-1
berat kering dan terendah 0,617 µg.g
-1
berat kering dengan rerata
konsentrasi merkuri 4,316 µg.g
-1
berat kering dan standar deviasi 7,401 µg.g
-1
berat kering. Berdasarkan perhitungan luas peta distribusi, luas daerah yang
tercemar sekitar 489,03 Ha atau 7,64 % dari luas DAS Krueng Sikulat. Daerah
yang tercemar ini merupakan lahan pertanian dan pemukiman. Hasil analisis
sampel air sungai umumnya mengandung merkuri namun distribusinya hanya
pada bagian hulu dan tengah DAS Krueng Sikulat pada pengambilan sampel
setelah hujan. Konsentrasi merkuri tertinggi pada air sungai pada pengambilan
sampel setelah hujan adalah yaitu 0,00608 mg.l
-1
. Namun untuk sampel air sungai
yang diambil pada musim kemarau, konsentrasi merkuri tidak melewati Nilai
Ambang Batas (NAB) 0,001 mg.l
-1.
Kata kunci: merkuri, daerah aliran sungai, Krueng Sikulat, dan Sawang.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK