Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KEARIFAN LOKAL RUMOH ACEH DITINJAU DARI PERSPEKTIF PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI DAN BANJIR (STUDI KASUS : RUMOH ACEH DI LUBOK SUKON)
Pengarang
Husnaina Noviana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200140024
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
693.852
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kondisi geografis wilayah Indonesia rentan akan bencana menciptakan berbagai upaya pengurangan risiko bencana oleh berbagai pihak agar dapat beradaptasi dengan kondisi tersebut. Salah satunya adalah dengan menggali kembali nilai-nilai kearifan lokal yang telah ditinggalkan oleh leluhur, seperti Rumoh Aceh yang secara struktural oleh para peneliti telah dibuktikan akan ketahananan dan potensinya terhadap pengurangan risiko bencana. Selama ini, penelitian terhadap Rumoh Aceh dalam konteks pengurangan risiko bencana yang bersifat struktural sudah banyak dilakukan, namun dalam kontek arsitektural masih sangat terbatas. Atas dasar kesenjangan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji kearifan lokal Rumoh Aceh dari sisi arsitektural yaitu desain, budaya, dan proporsi dan konfigurasi pada bangunan hunian masyarakat Aceh tersebut, serta pengaruhnya terhadap pengurangan risiko bencana, terutama gempa dan banjir. Pengaruh arsitektural Rumoh Aceh dalam pengurangan risiko bencana yang dikaji dalam penelitian ini akan meliputi fase pencegahan, fase mitigasi dan kesiapsiagaan, fase tanggap darurat, dan fase rehabilitasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memilih gampong Lubok Sukon Aceh Besar sebagai wilayah sasaran penelitian. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa Rumoh Aceh merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang telah menyelaraskan diri dengan kondisi alam sekitarnya, sehingga lingkungan tidak cepat rusak/punah. Desain Rumoh Aceh yang berbentuk panggung dengan menggunakan material ringan yang bersumber dari alam merupakan jawaban yang ditinggalkan oleh nenek moyang masyarakat Aceh akan kebutuhan rumah hunian yang aman ditengah kondisi geografis wilayah Aceh yang sering dilanda gempa bumi dan banjir.
(Kata kunci : Pengurangan risiko bencana, Kearifan lokal, Rumoh Aceh)
Geographical conditions in Indonesia which are vulnerable to disasters have created a variety of risk reduction efforts. One of which is to re-elaborate the values of local knowledge that has been left by the ancestors, such as Rumoh Aceh that structurally -- according to scientists -- has proved to be persistence to any disaster risk potentials. So far, there has been quite a number of research conducted regarding Rumoh Aceh in the context of disaster risk reduction from structural point of view, however in the context of architectural it is still very limited. Based on such gap, a study was conducted to assess the local knowledge of Rumoh Aceh architectural in terms of design, culture, as well as the proportion and configuration on Acehnese community residential building, includes its impact on disaster risk reduction, particularly earthquakes and floods. Architectural influences of Rumoh Aceh to disaster risk reduction were examined in this study, which include the phases of prevention, mitigation and preparedness, emergency response, and rehabilitation. Results of the study showed that Rumoh Aceh is one form of cultural values of local wisdom that has been aligning itself with the surrounding natural conditions, hence the environment is not quickly broken or extinct. The design of Rumoh Aceh which has the shape of house on stilts using lightweight materials sourced from nature is the answer left by the ancestors of the people of Aceh that requires a secure residential home amid the geographical conditions in Aceh are prone to earthquakes and flood.
(Keywords : Disaster Risk Reduction, Local Knowledge, Rumoh Aceh)
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI MASYARAKAT ACEH BESAR (Hendri Ardian Fikri, 2018)
KESIAPSIAGAAN TUNANETRA TERHADAP BENCANA GEMPABUMI DAN TSUNAMI (PENELITIAN DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA BEUJROH MEUKARYA ACEH BESAR) (Dzakiul Mubarrak, 2018)
ADAPTIVE REUSE RUMOH ACEH UNTUK MENDUKUNG DAYA TARIK WISATA DI DESA LUBUK SUKON KABUPATEN RNACEH BESAR (Muhammad Nazli, 2026)
PENGARUH METODE SIMULASI PENGURANGAN RISIKO BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA GEMPA BUMI DI SD ULEE PAYA PULO BREUH RNACEH BESAR (POCUT ZAIRIANA FINZIA, 2015)
MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI BAGI DIFABEL DI KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2015 (Muhammad Daud, 2016)