<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19168">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI AORTA TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI BELLIA ARAFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan manifestasi klinik dari aterosklerosis yang masih menjadi masalah kesehatan dunia karena menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan merupakan faktor risiko perkembangan aterosklerosis. Upaya pengobatan terhadap penyakit ini telah banyak dilakukan termasuk penggunaan fitofarmaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sirsak terhadap gambaran histopatologi aorta yaitu penebalan dinding dan jumlah sel busa tikus jantan yang diberi diet tinggi lemak selama 60 hari. Penelitian bersifat eksperimental dengan rancangan Post-test Only Control Group Design.  Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus sebanyak 30 ekor yang dikelompokan menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, kelompok ekstrak daun sirsak (EDS) 100 mg/kgBB, EDS 200 mg/kgBB, dan EDS 400 mg/kgBB. Setelah perlakuan hewan coba dikorbankan untuk diambil aorta kemudian dibuat preparat histopatologi. Analisis data ketebalan dinding dan sel busa menggunakan one way ANOVA dengan uji lanjutan uji Tukey untuk data ketebalan dan uji LSD untuk data sel busa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok hewan coba yaitu p=0.000 (p</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19168</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-28 11:27:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-08 15:21:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>