<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19115">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA) DAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL) TERHADAP KADAR GULA DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR YANG DIINDUKSI ALOKSAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raipati Fahlevi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Indonesia merupakan salah satu dari negara yang beriklim tropis di dunia, dan kaya akan keanekaragaman tumbuhan yang bersifat fitofarmaka, seperti manggis (Garcinia mangostana) dan tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Masyarakat Indonesia sampai saat ini masih memanfaatkan khasiat dari tanaman yang bersifat fitofarmaka untuk mengobati beberapa penyakit seperti diabetes, hiperlipidemia, dan lain-lain. Dikarenakan biaya yang murah, sehingga  terjangkaunya oleh seluruh lapisan masyarakat, serta kecil nya efek samping dalam penggunaannya menjadi alasan utama masyarakat Indonesia tetap menggunakan tanaman tradisional.  Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian kombinasi dari ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana) dan ekstrak tomat (Lycopersicum esculentum Mill) terhadap kadar gula darah tikus putih (Rattus Norvegicus) strain wistar yang diinduksi aloksan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental menggunakan rancangan pretest posttest control group design dengan subjek penelitian berupa tikus Rattus norvegicus strain wistar sebanyak 30 ekor. Subjek penelitian diberi perlakuan selama 5 hari untuk induksi aloksan dan 7 hari untuk pemberian ekstrak, kemudian diambil darahnya untuk dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah, setelah pemberian aloksan dan setelah pemberian ekstrak. Hasil perhitungan akan dianalisis menggunakan uji ANOVA One Way dan dilanjutkan dengan uji LSD untuk melihat signifikan perbandingan antar kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok pemberian aloksan (KP) terjadi peningkatan kadar glukosa darah. Kadar glukosa tersebut akan mengalami penurunan kembali pada kelompok perlakuan pemberian kombinasi dari 50 mg/kgbb/hari ekstrak kulit buah manggis dan 50 mg/kgbb/hari ekstrak tomat (KP1). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pemberian kombinasi dari 50 mg/kgbb/hari ekstrak kulit buah manggis dan 50 mg/kgbb/hari ekstrak tomat dapat menurunkan (p</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19115</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-27 11:46:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-27 11:57:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>