PERBEDAAN KERAPATAN SENDI LUTUT DENGAN DERAJAT NYERI LUTUT PADA PASIEN OSTEOARTRITIS LUTUT BERDASARKAN FOTO POLOS LUTUT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBEDAAN KERAPATAN SENDI LUTUT DENGAN DERAJAT NYERI LUTUT PADA PASIEN OSTEOARTRITIS LUTUT BERDASARKAN FOTO POLOS LUTUT


Pengarang

Pocut Adilla Nadiva - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101010160

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak :Osteoartritis (OA) adalah penyakit sendi kronik bersifat degeneratif yang paling sering dijumpai. Penyakit tersebut dapat memberikan masalah fisik, psikis, sosioekonomi, serta dapat mengurangi kualitas hidup. Sendi lutut merupakan sendi yang sering terkena OA. nyeri merupakan keluhan utama yang paling sering terjadi pada penderita OA dan pada OA yang lanjut dapat terjadi deformitas, sudut FTA (femoro tibial angle) sering dikaitkan dengan deformitas varus dengan nilai sudut 180o yang dikategorikan sebagai sudut FTA abnormal, nilai normal sudut FTA adalah 175o-180o. Meskipun demikian, belum banyak dipelajari hubungan sudut FTA dengan nyeri pada OA lutut berdasarkan foto polos lutut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rerata nilai kerapatan sendi lutut berdasarkan foto polos lutut yang dapat menyebabkan nyeri lutut pada pasien osteoartritis lutut dan rerata nilai nyeri sesuai VAS yang dialami pada pasien osteoartritis lutut. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain cross-sectional dan metode yang digunakan adalah uji T tidak berpasangan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di RSUZA pada bulan September-November tahun 2015 dengan jumlah sampel merupakan penderita OA derajat II-III sebanyak 45 orang yang terdiri atas 30 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Instrumen yang digunakan untuk mengukur sudut FTA adalah foto polos lutut anterior-posterior posisi berdiri dan pengukuran nyeri lutut menggunakan skala VAS (Visual Analogue Scale). Hasil penelitian ini bahwa Terdapat perbedaan bermakna antara sudut FTA normal dan tidak normal dengan nyeri lutut yaitu 0,000 (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK