<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19068">
 <titleInfo>
  <title>UJI TOKSISITAS AKUT DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGIS HEPAR TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA.L)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Fajriah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman sirsak (Annona muricata. L) termasuk famili Annonaceae merupakan&#13;
tanaman yang banyak digunakan sebagai obat tradisional. Tanaman ini memiliki&#13;
aktivitas biologis yang cukup luas sebagai antihiperglikemik, antikanker,&#13;
antibakterial, antioksidan, antelmentik dan larvasida. Penelitian ini dilakukan&#13;
untuk mengetahui keamanan penggunaan ekstrak etanol daun sirsak dan gambaran&#13;
histopatologis hepar setelah pemberian ekstrak tersebut. Parameter pada penelitian&#13;
ini adalah dosis letalis 50 ( LD&#13;
) untuk uji toksisitas akut dan kriteria Manja&#13;
Roenigk untuk menilai derajat kerusakan sel hepar. Penelitian ini merupakan&#13;
penelitian eksperimental laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)dan menggunakan post-test only with control group design. Hewan coba yang&#13;
digunakan adalah 30 ekor tikus putiih (Rattus norvegicus) jantan strain Wistar&#13;
dibagi menjadi 5 kelompok dengan 6 ulangan yaitu kelompok kontrol negatif&#13;
(hanya diberikan akuades), kelompok perlakuan dosis yang terdiri dari dosis 2000&#13;
mg/KgBB, 4000 mg/KgBB, 8000 mg/KgBB dan 16000 mg/KgBB. Pemberian&#13;
ekstrak etanol daun sirsak dilakukan secara oral pada hari pertama dan diamati&#13;
jumlah kematian hewan coba selama 24 jam serta dilakukan terminasi pada hari&#13;
ke-15 untuk pengambilan organ hepar dan pembuatan preparat hepar. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan nilai LD&#13;
50&#13;
yaitu 7464 mg/KgBB tikus putih dan adanya&#13;
gejala toksik yang terlihat sebelum kematian hewan coba. Data rerata derajat&#13;
kerusakan sel hepar dianalisis menggunakan uji ANOVA dan didapatkan adanya&#13;
perbedaan bermakna antara peningkatan dosis dengan rerata derajat kerusakan sel&#13;
hepar (p</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19068</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-26 14:39:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-08 14:35:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>