Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN JUMLAH PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH PADA BAYI ATERM DI RSUDZA BANDA ACEH
Pengarang
Ery Saputra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1207101010080
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
BBLR adalah bayi baru lahir dengan berat kurang dari 2500 gram yang merupakan salah satu gangguan selama periode perinatal sebagai penyebab kematian bayi terbanyak di dunia. Untuk mencegah hal ini dibutuhkan upaya untuk mengawasi pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta kondisi ibu hamil sejak awal kehamilan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan antenatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara jumlah pemeriksaan ANC dengan kejadian BBLR pada bayi aterm di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian observasional analitik ini menggunakan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling sejak 1 Oktober hingga 30 November 2015 di Ruang NICU RSUDZA Banda Aceh yang berjumlah 33 responden. Data didapatkan dari buku register dan melalui wawancara dengan ibu menggunakan ceklis data penelitian. Mayoritas responden berada pada kelompok usia 31-35 tahun (48,5%), kelompok multiparitas (69,7%), dan kelompok persalinan spontan (75,8%). Responden dengan cakupan ANC ? 4 kali dan memiliki berat bayi lahir ? 2500 gram adalah sebesar 42,4% sedangkan ibu dengan cakupan ANC < 4 kali dan memiliki berat bayi lahir < 2500 gram adalah sebesar 12,1%. Analisis data menggunakan uji Fisher’s exact test dengan hasil menunjukkan nilai p = 0,463. Dari hasil ini disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jumlah pemeriksaan ANC dengan kejadian BBLR pada bayi aterm.
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN HIPOTERMIA DI RUANG RAWAT INTENSIF NEONATAL RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Jose Asmara, 2016)
HUBUNGAN PRIMIGRAVIDA USIA MUDA DENGAN INSIDENSI BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSIA BANDA ACEH (Achcia Thema Maliny, 2014)
HUBUNGAN PRIMIGRAVIDA USIA MUDA DENGAN INSIDENSI BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSIA BANDA ACEH (Achcia Thema Maliny, 2016)
HUBUNGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA ANAK MENGGUNAKAN HASIL PEMERIKSAAN BRAINSTEM EVOKED RESPONSE AUDIOMETRY DI POLIKLINIK THT-KL RSUDZA BANDA ACEH (Rauzatil Aula Kasturi, 2019)
GAMBARAN FAKTOR RISIKO IBU DAN BAYI TERHADAP BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUANG NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT (NICU)RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH JANUARI-JUNI 2014 (Ainul Riza, 2015)