HUBUNGAN PENDONOR DARAH SECARA RUTIN DENGAN PERUBAHAN HEMOGLOBIN DI INSTALASI TRANSFUSI DARAH RSUDZA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN PENDONOR DARAH SECARA RUTIN DENGAN PERUBAHAN HEMOGLOBIN DI INSTALASI TRANSFUSI DARAH RSUDZA


Pengarang

Huzaifee Hemlae - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101010246

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kebutuhan darah di Indonesia mencapai 4,5 juta kantong pertahun, Setiap tahun Palang Merah Indonesia (PMI) hanya dapat mengumpulkan sekitar 1.7 juta kantong darah pertahun. sehingga dibutuhkan penggalangan donor darah secara rutin agar kebutuhan darah di Indonesia mencukupi. Mendonor darah secara rutin (8 minggu) dapat mengakibatkan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendonor darah rutin dengan kadar hemoglobin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Total sampel pada penelitain ini berjumlah 30 responden. Pengambilan data menggunakan data sekunder melihat yaitu formulir donor darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pendonor darah secara rutin dengan kadar hemoglobin (p>0,05). Instalasi Transfusi Darah RSUDZA harus melakukan penyuluhan serta edukasi bahwa mendonor darah secara rutin tidak menyebabkan anemia.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK