Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
MANAJEMEN TANAMAN ULANG KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) TAHUN TANAM 2003 PADA AFDELING I PT. SEMADAM KABUPATEN ACEH TAMIANG
Pengarang
Riki Fahlefi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1005002010054
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Manajemen Agribisnis (D3) / PDDIKTI : 54401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RIKI FAHLEFI. MANAJEMEN TANAMAN ULANG KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq) TAHUN TANAM 2003 PADA AFDELING I PT. SEMADAM KABUPATEN ACEH TAMIANG. Tugas Akhir (TA). Fakultas Pertanian Jurusan Manajemen Agribisnis Diploma III Pertanian Unversitas Syiah Kuala. Di bawah bimbingan Dr.Ir.Mustafa Usman,MS
Perkebunan kelapa sawit merupakan budidaya tanaman kelapa sawit yang termasuk tanaman tahunan dan hasil produksi utamanya adalah minyak nabati berupa CPO (Crude Palm Oil). Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman unggulan di Indonesia, pada tahun 2012 luas perkebunan sawit di Indonesia telah mencapai lebih dari 9.271.000 ha dengan produksi sebesar 23.633.000 ton TBS menurut Direktorat Jenderal Perkebunan (2012).
Di area pengembangan pada PT Semadam mahasiswa terjun langsung untuk melihat, memahami dan menguasai proses pembukaan lahan (Land Clearing). Selain itu kegiatan yang diikuti adalah pemeliharaan tanaman muda dilapangan seperti konsolidasi pohon kelapa sawit. Pada bagian tanaman kelapa sawit tahun tanam 1988, tugas dari mandor perawatan adalah mengawasi penumbangan, menghitung titik tanam, mengatur blok tanam, menentukan berapa tenaga kerja harian , sarana pengangkutan dan jumlah bibit serta jarak tanam. Pembukaan lahan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dalam usaha tani yang didalamnya terdapat perencanaan tata ruang dan tata letak yang kegiatannya melifuti pengukuran area, pembangunan impra struktur, dan pembersihan lahan sampai dengan lahan siap ditanami kelapa sawit. Tujuan pembukaan lahan adalah agar bibit yang ditanam mendapatkan ruang dan tempat tumbuh yang normal terhindar pengganggu baik berupa gulma, hama, ataupun penyakit.
Kegiatan yang dilakukan pada tahap pembukaan lahan tanaman ulang yaitu survey area, penumbangan, pemancangan rumpukan ,chipping, merumpuk, membuat teras kontur, merencek dan penyemprotan dan penanaman mucuna. Pembukaan lahan penanaman ulang kelapa sawit dilakukan dengan cara mensurvey lahan yang masa produktif tanaman sudah tidak layak diusahakan. Masa produktif kelapa sawit rata-rata kurang lebih 25 lamanya. Alat yang digunakan untuk pembukaan lahan yaitu dengan Buldozer agar dapat mempermudah memindahkan tanaman yang telah di tumbang dan mempermudah pekerja dalam melakukan penanaman kembali
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHL KONVERSI LAHAN TANAMAN KARET MENJADI KELAPA SAWIT (STUDI KASUS DI PT. SEMADAM KABUPATEN ACEH TAMIANG) (anugrah Diansyah, 2024)
PENGARUH PENGATURAN PANEN TERHADAP VOLUME PRODUKSI TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT DI PT.SEMADAM (FIRA MEUTIA, 2020)
KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PREDATOR DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) PADA FASE PERTUMBUHAN YANG BERBEDA (Hardika Azmi Solin, 2020)
EVALUASI KEKSESUAIAN LAHAN PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINENSIS JACQ.) DI AFDELING IX PTPN I KECAMATAN COT GIREK KABUPATEN ACEH UTARA (mukhtamar, 2016)
PENANAMAN ULANG KELAPA SAWIT PADA AFDELING V KEBUN BARU PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I KECAMATAN LANGSA BARO KOTA LANGSA BARORNPROVINSI ACEH (Muhammad Adli, 2015)