<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18968">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN LOKASI DAN LUAS LESI DENGAN NILAI MINI MENTAL STATE EXAMINATION PADA PASIEN PASCA STROKE ISKEMIK DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Rahmasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stroke merupakan penyakit serebrovaskular yang dapat menyebabkan komplikasi berupa gangguan motorik, sensorik, ganguan kognitif, emosi tergantung daerah otak yang mendapatkan serangan. Gangguan fungsi kognitif merupakan komplikasi pasca stroke yang sering terjadi tergantung dari lokasi lesi dan tingkat keparahan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lokasi dan luas lesi dengan nilai Mini Mental State Examination pada pasien pasca stroke iskemik di Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah observasional study dengan desain cross sectional. Pengumpulan data berlangsung dari bulan September hingga November 2015 di Poliklinik Saraf RSUDZA dan RSUD Meuraxa. Status kognitif dinilai dengan menggunakan kuisoner Mini Mental State Examination (MMSE) sedangkan lokasi dan luas lesi dilihat dari hasil CT-Scan pasien. Data dianalisis dengan menggunakan uji mann whitney dan chi square.  Dari 56 orang sampel yang terdiri dari 34 orang (60,7%) laki-laki dan 22 orang (39,3%) perempuan didapatkan 66,1% mengalami penurunan nilai MMSE, yang memiliki lokasi TACI mengalami penurunan sebesar 90,9%, PACI sebesar 75%, LACI sebesar 51,9% dan POCI sebesar 0%. Ditinjau dari luas lesinya, lesi non-lakunar mengalami penurunan nilai MMSE sebesar 88,5% dan lesi lakunar sebesar 46,7%. Terdapat hubungan yang signifikan antara lokasi lesi dengan nilai MMSE (p = 0,000) dan hubungan antara luas dengan nilai MMSE ( p = 0,001). Kesimpulannya terdapat hubungan lokasi dan luas lesi dengan nilai MMSE pada pasien pasca stroke iskemik di Banda Aceh.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: stroke iskemik, lokasi dan luas, Mini Mental State Examination.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18968</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-25 06:40:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-25 14:25:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>