HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT FASE AWAL DENGAN KONVERSI SPUTUM BTA PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI POLIKLINIK PTT RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT FASE AWAL DENGAN KONVERSI SPUTUM BTA PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI POLIKLINIK PTT RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Luthfi Lazuardi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101010059

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tuberkulosis merupakan penyakit dengan jangka waktu pengobatan yang lama dan menimbulkan banyak efek samping. Hal ini sering menyebabkan pasien untuk berhenti dan tidak patuh minum obat sesuai jangka waktu yang ditentukan. Kepatuhan minum obat merupakan faktor penting dalam keberhasilan terapi obat anti tuberkulosis (OAT). Salah satu indikator keberhasilan terapi adalah adanya konversi sputum BTA dari positif menjadi negatif setelah pengobatan fase awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat fase awal dengan konversi sputum BTA pada pasien tuberkulosis di poliklinik PTTRSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah Cross sectional. Subjek penelitian terdiri atas 47 pasien di poliklinik PTT RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh yang diperolehdengan metode total sampling terhitung dari Januari sampai dengan Desember 2014. Hasil uji statistik Chi-square menunjukan nilai p=0,000 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK