<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18891">
 <titleInfo>
  <title>VARIASI SUHU PERMUKAAN LAUT (SPL) DAN SALINITAS DI TELUK THAILAND PADA TAHUN 2006 - 2010</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>REZA CAESAR LISTA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini  fokus pada  mendeskripsikan  sirkulasi  suhu permukaan laut (SPL) dan &#13;
salinitas permukaan laut (SSS) pada Teluk Thailand selama tahun 2006  –  2010 &#13;
menggunakan model numerik 3 dimensi. Model numerik yang digunakan adalah &#13;
Hamburg Shelf Ocean Model (HAMSOM) dalam grid ?y = ?x = 10 menit.&#13;
Berdasarkan hasil model perubahan SST dan SPL  pada tahun 2010 dibedakan musim &#13;
yaitu musim panas, musim dingin, musim hujan,dan akhir dari musim hujan. Pada &#13;
musim panas (April-Mei) kondisi SST mencapai 30°C dan SSS mencapai 32 psu. &#13;
Tingginya evaporasi dan pemanasan  menyebabkan SST dan SSS pada musim panas &#13;
meningkat. Pada musim dingin (Desember-Maret) kondisi SST dan SSS berkisar 28°C &#13;
dan 31 psu. Pada musim hujan terjadi (Agustus-Oktober) SST mencapai 29°C dan SSS &#13;
mencapai 31 psu.  Dan akhir musim hujan terjadi (November-Desember) SST&#13;
mencapai  26,8-28,6°C  dan SSS mencapai  31-32  penurunan  SPL  dan SSS  disebabkan&#13;
Laut Cina Selatan. Akibat pengaruh angin barat  yang membawa uap air dari Samudera &#13;
Hindia menyebabkan curah hujan pada Teluk Thailand menjadi relatif lebih tinggi. &#13;
Sehingga faktor ini menyebabkan SST dan SPL  menjadi  turun. Pengaruh uap air dari &#13;
Laut Andaman  terhadap curah hujan di Teluk Thailand cenderung lebih tinggi dari&#13;
pada dari Laut Cina Selatan. Perubahan SST dan SPL selain dipengaruhi oleh faktor di &#13;
atas juga dipengaruhi oleh keberadaan beberapa sungai di sekitar Teluk Thailand. &#13;
Kata Kunci: HAMSOM, Suhu Permukaan Laut, salinitas, musim, Teluk Thailand.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18891</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-21 17:16:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-22 10:34:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>