<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18868">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN HOTEL BINTANG LIMA DI BANDA ACEH, TEMA:</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR KONTEKSTUAL</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Abrari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saat ini pariwisata dirasakan merupakan salah satu sektor penting untuk meningkatkan perekonomian suatu daerah. Kota Banda Aceh merupakan salah satu kota yang sangat berpotensi untuk mengembangkan sektor pariwisatanya. Melalui sektor pariwisata maka salah satu bidang bisnis yang akan terbentuk adalah pelayanan akomodasi penginapan berupa perhotelan.  &#13;
 Jumlah wisatawan di Kota Banda Aceh terus meningkat dari tahun 2009 hingga tahun 2013. Tahun 2013 jumlah wisatawan mencapai 155.929 orang. Melihat adanya potensi jumlah wisatawan tersebut, maka dirasakan bisnis perhotelan memiliki peluang besar di Kota Banda Aceh. &#13;
 Kota Banda Aceh hingga saat ini memiliki 46 akomodasi penginapan. Namun, dari 46 akomodasi tersebut, belum terdapat satupun akomodasi dengan kategori hotel bintang lima. Oleh karena itu, sangat cocok jika di Banda Aceh disediakan hotel dengan standardisasi bintang lima.  &#13;
 Hotel bintang lima yang akan direncanakan dan dirancang di Kota Banda Aceh nantinya akan sangat baik jika memperhatikan aspek kontekstualitas. Kontekstualitas tersebut bisa berarti pendekatan terhadap lingkungan, sosial, dan budaya setempat. Sehingga hasil dari perencanaan dan perancangan hotel bintang lima di Banda Aceh memang benar-benar dapat mewakili citra Kota Banda Aceh.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18868</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-21 11:31:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-22 10:23:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>