<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18811">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE-MAGNESIUM (L-AP-MG) DALAM PAKAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN, KELANGSUNGAN HIDUP DAN KONVERSI PAKAN BENIH IKAN PERES (OSTEOCHILUS VITTATUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT ULIZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimum vitamin C L-Ascorbyl-2-Phosphate Magnesium dalam  pakan  untuk  benih ikan peres  (Osteochilus vittatus).&#13;
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan model &#13;
Rancangan  Acak Lengkap (RAL) non faktorial, dengan 7 taraf  perlakuan  dan masing-masing  3  kali  ulangan.  Faktor yang di  uji adalah  perbedaan  dosis  vitamin C jenis L-Ascorbyl-2-Phosphate-Magnesium (L-AP-Mg)  dalam pakan  ekperimen yang &#13;
mengandung 30% protein.  Perlakuan  yang diuji adalah  perlakuan  dosis vitamin C 0, 50, &#13;
100,  150,  200 250,  300 mg/kg pakan. Pakan diberikan 3 kali sehari (08.00, 12.00, dan &#13;
17.00 WIB) selama 60 hari.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa  nilai pertambahan &#13;
bobot  mutlak berkisar antara 0,28 g –  0,57 g, laju  pertumbuhan spesifik (SGR) berkisar &#13;
1,12 %  perhari  –  2,19 %  perhari,  laju pertumbuhan harian  berkisar 0,31 g/hari  –  1,15 &#13;
g/hari, pertumbuhan panjang mutlak adalah 0,82 cm  –  2,17 cm,  rasio  konversi pakan &#13;
(FCR)  berkisar  2,10  %  -  93,70  %,  nilai  efesiensi pakan (EP)  berkisar  antara  1,071%  -48,33  %,  nilai hepatosomatik indeks (HSI)  berkisar 0,68 g  –  2,28 g  dan  tingkat &#13;
kelangsungan hidup (SR) yaitu berkisar 76%  -  97,33%. Nilai tertinggi untuk semua &#13;
parameter yang di ukur dijumpai pada perlakuan G (300 mg/kg pakan).  Hasil uji &#13;
ANOVA menunjukkan bahwa pemberian dosis vitamin C  yang  berbeda dalam pakan &#13;
berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot,  laju  pertambahan spesifik (SGR), laju &#13;
pertumbuhan harian, pertambahan panjang mulak, rasio konversi pakan (FCR), efesiensi &#13;
pakan (EP),  hepatomatik indek (HSI) dan kelangsungan hidup (SR) benih ikan peres &#13;
(P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18811</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-18 16:02:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-19 09:42:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>