KAJIAN KESTABILAN LERENG GALIAN TAMBANG TERBUKA BERDASARKAN ASPEK GEOTEKNIK DAN KESELAMATAN KERJA (STUDI KASUS PERTAMBANGAN BATUBARA PT. MIFA BERSAUDARA DI KECAMATAN MEUREBO KABUPATEN ACEH BARAT) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN KESTABILAN LERENG GALIAN TAMBANG TERBUKA BERDASARKAN ASPEK GEOTEKNIK DAN KESELAMATAN KERJA (STUDI KASUS PERTAMBANGAN BATUBARA PT. MIFA BERSAUDARA DI KECAMATAN MEUREBO KABUPATEN ACEH BARAT)


Pengarang

DIAN FEBRIANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200060011

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

vi
ABSTRAK
Dalam perencanaan tambang terbuka, di samping faktor cadangan mineral, teknis
penambangan, ekonomi, dan lingkungan, faktor kestabilan lereng juga menjadi
faktor penting dalam operasi penambangan terbuka. Kestabilan lereng
penambangan ditentukan oleh kondisi geoteknik. Kecelakaan yang diakibatkan
oleh ketidakstabilan lereng akan berdampak pada keselamatan pekerja, peralatan,
perusahaan dan lingkungan yang dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan
dan menghambat proses produksi bahan galian. Penelitian ini dilakukan untuk
mengkaji kestabilan lereng galian tambang batubara yang terletak di area galian
Pit B di wilayah Desa Sumber Batu, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat
milik PT Mifa Bersaudara. Pada penelitian ini menggunakan dua metode sebagai
pembanding yaitu metode LEM (Limit Equilibrum Method) yang dihitung secara
manual dan Plaxis dengan sistim komputasi sehingga dapat menggambarkan pola
keruntuhan lereng. Penggunaan kedua metode tersebut telah memberikan
kemudahan dan keakuratan dalam pemecahan masalah kestabilan lereng untuk
memenuhi persyaratan keamanan kestabilan lereng. Pada penelitian ini terdapat
dua varian pemodelan yaitu varian sudut geser (?) dan varian kohesi (c).
Berdasarkan hasil analisis dengan metode LEM dan program Plaxis, pada
pemodelan varian sudut geser (?) memberikan hasil semakin kecil sudut
kemiringan lereng (?) maka nilai faktor keamanan yang diperoleh semakin besar,
sedangkan pada varian kohesi (c) semakin kecil sudut kemiringan lereng (?)
maka nilai faktor keamanan yang didapat akan semakin besar. Nilai Faktor
Keamanan metode LEM pada varian sudut geser (?
nt
) yaitu 0,96; 1,05 dan 1,13,
pada varian kohesi (c
nt
) yaitu 0,96; 1,05 dan 1,13 Sedangkan nilai Faktor
Keamanan Plaxis pada varian sudut geser (?
nt
) yaitu 0,94; 1,03 dan 1,05, pada
varian kohesi (c
nt
) yaitu 0,94; 1,03 dan 1,05. Kesimpulan yang dapat di ambil dari
penelitian ini adalah dalam perencanaan galian tambang terbuka sudut kemiringan
pada lereng dibuat selandai mungkin untuk mengurangi kelongsoran pada lereng
galian.
Kata Kunci : Stabilitas, galian, pola keruntuhan, safety factor

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK