Pengaruh Pasang Surut Terhadap Intrusi Air Laut untuk Pemnuhan Kebutuhan Air Bersih pada Kawasan Wisata Iboih Sabang | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

Pengaruh Pasang Surut Terhadap Intrusi Air Laut untuk Pemnuhan Kebutuhan Air Bersih pada Kawasan Wisata Iboih Sabang


Pengarang

Muhajjir - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0904101010119

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fak. Teknik Sipil., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

628.114

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Wisata laut Indonesia merupakan jenis wisata yang paling diminati turis baik lokal maupun mancanegara. Banyak tempat di Indonesia yang menawarkan panorama bawah laut yang indah salah satunya berada di ujung Pulau Sumatera yaitu Kota Sabang di Pulau Weh. Pada penelitian ini dikhususkan untuk kawasan iboih yang merupakan tempat wisata yang selalu ramai pengunjung baik lokal maupun mancanegara. Dengan terus meningkatnya pertumbuhan pariwisata Kota Sabang maka pengembangan segala bentuk sarana dan prasarana harus terus ditingkatkan. Namun, masalah yang mempengaruhi pengembangan pariwisata di Pantai Iboih yaitu keterbatasan penyediaan air bersih baik secara kualitas maupun kuantitas. Dengan adanya permasalahan tersebut peneliti mencoba menemukan solusi atas masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasang surut terhadap intrusi air laut untuk kebutuhan air bersih pada kawasan wiasata Panta Iboih. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kenyataan bahwa air tanah masih dapat diambil didalam sumur yang dangkal didaerah tersebut. Proses intrusi air laut diselidiki dengan mengamati pergerakan batas interface air tawar-air laut. Metode penentuan sampel sumur menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Pengukuran pasang surut dilakukan dengan alat Water Level Recorder yang diletakkan tidak jauh dari pinggir pantai. Diasumsikan bahwa interface yang tajam memisahkan air tawar dan air laut. Pendekatan Badon Ghyben (1888) dan Hezber (1969) digunakan untuk menganalisa bentuk interface dan Mecardo dan Schamork (1969) untuk menghitung debit pengambilan maksimum pada saat pasang dan surut. Hasil dari penelitian ini mendapatkan bahwa sumur 1 dan sumur 3 telah mengalami intrusi. Dalam kaitannya, pasang surut air laut mempengaruhi conductivity air tanah secara tidak langsung. Disamping itu proyeksi jangka panjang (tahun > 2021) untuk kebutuhan total pariwisata pada kawasan Iboih berjumlah 0,00286 m3/det. Interface pada saat pasang lebih tinggi dari pada saat pasang hal ini dikarenakan muka air tanah pada saat pasang lebih tinggi dari pada saat surut

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK