<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18794">
 <titleInfo>
  <title>PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GENOTIPE PADI (ORYZA SATIVA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Ricki Rizki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil beberapa genotipe padi Turunan Padi Cantik Manis. Penelitian ini dilaksanakan di Samahani Kecamatan Kuta Malaka Kabupaten Aceh Besar, yang berlangsung mulai bulan November 2011 sampai dengan Maret 2012. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 galur turunan Cantik Manis, 1 (satu) varietas aromatik yaitu KDML 105, 1 (satu) varietas unggul nasional (Ciherang) dan satu varietas lokal Aceh (Cantik Manis), pupuk anorganik (Urea, KCl, dan NPK), alkohol, bakterisida, dan insektisida.&#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 perlakuan genotipe, dan masing-masing diulang 3 kali, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan memiliki 10 sampel. Genotipe digunakan terdiri atas 5 galur turunan padi Cantik Manis yaitu:  XXY 57-2, XXY 57-3, XXY 57-4, NFY 256-3 dan NFY 256-3, satu varietas aromatik yaitu KDML 105, satu Lokal Aceh Cantik Manis dan  satu varietas unggul nasional Ciherang.&#13;
Peubah-peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman dan jumlah anakan padi umur 2, 3, 4, 5, dan 6 minggu setelah tanamn (MST), umur berbunga, umur panen, panjang malai, bobot 1000 butir gabah, persentase gabah berisi per rumpun, persentase gabah kosong per rumpun, berat gabah berisi per rumpun, berat gabah per plot, dan potensi hasil per hektar.&#13;
Terdapat perbedaan pertumbuhan seperti tinggi tanaman dan jumlah  anakan dari delapan genotipe padi yang diuji cobakan. Tinggi tanaman yang sesuai didapati dari genotipe XXY57-4 yang tidak terlalu tinggi dan terlalu rendah, sedangkan anakan terbanyak pada umur 6 minggu setelah tanam dijumpai pada NFY 256-3.&#13;
Dari delapan genotipe padi  yang diuji cobakan, genotipe padi XXY57-2 , NFY256-3 dan NFY256-4 merupakan genotipe padi yang baik untuk dibudidayakan di Provinsi Aceh karena memiliki potensi hasil tertinggi (6,97 ,6,96 dan 6,84  ton/ha) dan relatif lebih tahan terhadap hama tikus sawah (Rattus argentiventer Rob dan Kloss).&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18794</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-18 08:12:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-21 10:35:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>