<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18770">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TOKOH AGAMA TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK USIA 1-5 TAHUNDI KECAMATAN DARUSSALAM, KABUPATENACEH BESAR, TAHUN 2012</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DIAN ZARINA RAHMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Imunisasi merupakan  program efektif untuk  mengurangi  angka  kematian anak yang masih tinggi. Angka cakupan imunisasi di Indonesia belum mencapai target UCI  (Universal  Child  Immunization) akibat berbagai faktor. Salah  satu  faktor yang  mempengaruhi perilaku  masyarakat  dalam  tindakan  kesehatan atau imunisasi  ini adalah  adanya  acuan  dari  pribadi  yang  dipercayai, seperti  tokoh agama. Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk  mengetahui ada  tidaknya pengaruh tokoh  agama (aspek  emosional  dan  informasional) terhadap kelengkapan imunisasi  dasar anak  usia  1-5  tahun. Dengan metode analitik observasional  dan rancangan cross  sectional, penelitian  ini dilaksanakan  pada bulan Mei 2012- Februari 2013 di  Kecamatan  Darussalam. Data dikumpulkan  menggunakan kuesioner berdasarkan wawancara dengan ibu/orangtua  yang  mempunyai  anak berusia  1-5  tahun.  Sampel berjumlah  208 responden yang  terpilih  dengan  teknik cluster  sampling. Data  dianalisis dengan uji chi-square. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pengaruh tokoh agama dan kelengkapan  imunisasi dasar,  baik  dari  aspek  emosional  (p=0,460) maupun dari aspek informasi (p=0,636). Ditemukan data bahwa penyebab terbanyak tidak lengkapnya imunisasi dasar anak adalah rasa takut orang tua akan timbulnya sakit pada anak pasca imunisasi. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar dan  Puskesmas Darussalam untuk meningkatkan  upaya  promosi kesehatan mengenai  imunisasi dengan  melibatkan  tokoh  agama dan melakukan evaluasi kelengkapan imunisasi anak yang menyeluruh.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18770</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-15 08:59:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-15 09:34:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>