Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NITROGEN TERHADAP DINAMIKA MIKROBA PADA PENTOKOLAN UDANG WINDU (PENAEUS MONODON)
Pengarang
THAHARAH RAMADHANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1111102010051
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nitrogen (N) dan fosfor (P) merupakan makronutrien yang menentukan produktivitas
perairan tambak. Perbandingan senyawa N/P pada tambak akan berefek pada
kelangsungan hidup udang dan pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk
melihat dinamika mikroba dengan pemberian nutrien amonium sulfat (ZA) dan
potasium nitrat (KNO
3
). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) 4 perlakuan dengan 5 ulangan yaitu (A) kontrol, (B) KNO
3 2,5 ppm, (C) ZA
2,5 ppm dan (D) KNO
3
2,5 ppm + ZA 2,5 ppm. Setelah pemberian perlakuan, air
dibiarkan selama seminggu sebelum dilakukan penebaran udang. Benur udang windu
yang ditebar dengan kepadatan 50 ekor/25 liter air dengan pemberian pakan 3 kali
sehari masing-masing 1,5 ppm. Parameter yang diukur yaitu kualitas air secara
mikrobiologi, kualitas air secara kimiawi, keanekaragaman plankton dan
performance biologis udang windu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara
keseluruhan total bakteri stabil pada minggu kedua dan ketiga. Total bakteri
melonjak pada perlakuan kontrol (126 cfu/ml ke 9820 cfu/ml) dan ZA (106 cfu/ml ke
10120 cfu/ml) lebih tinggi bila dibanding dengan KNO
3
(92 cfu/ml ke 4140 cfu/ml)
dan KNO
3
+ZA (82 cfu/ml ke 5220 cfu/ml). Demikian juga pada konsentrasi bakteri
vibrio yang melonjak pada minggu pertama setelah penebaran udang yaitu Kontrol
(74 cfu/ml ke 5380 cfu/ml), KNO
3
(86 cfu/ml ke 3790 cfu/ml), ZA (52 cfu/ml ke
5594 cfu/ml) dan KNO
3+ZA (44 cfu/ml ke 6840 cfu/ml). Perlakuan Kontrol dan ZA
ditemukan jenis plankton yang lebih banyak yaitu 12 dan 13 jenis sedangkan
perlakuan KNO
3 dan KNO
3
+ZA hanya ditemukan 10 dan 12 jenis. Kelangsungan
hidup terbaik pada perlakuan KNO
3 (SR 75%) dan terendah pada perlakuan ZA (SR
58%).
Kata kunci: nitrogen, bakteri, plankton, udang windu.
Tidak Tersedia Deskripsi
KADAR PROTEIN KASAR UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) JANTAN DAN BETINA PADA DUA LOKASI BERBEDA (Zulhelmi, 2017)
BIOLOGI DAN POTENSI INDUK UDANG WINDU PANAEUS MONODON DI PERAIRAN SERUWAY, KABUPATEN ACEH TAMIANG (Satriawan Pratama, 2022)
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI UDANG PUTIH (LITOPENAEUS VANNAMEI) UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DI KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA (Al-Furqan, 2017)
PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DALAM SISTEM POLIKULTUR KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) (Aldi Setiawan, 2023)
IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK CANGKANG TIRAM (SACCOSTREA CUCULATA) DAN EKSTRAK CANGKANG KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) DALAM PAKAN BUATAN (Nazila, 2023)