PENGARUH ARANG AKTIF DAN JERAMI TERHADAP KUALITAS AIR PADA PEMELIHARAAN POST LARVA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH ARANG AKTIF DAN JERAMI TERHADAP KUALITAS AIR PADA PEMELIHARAAN POST LARVA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON)


Pengarang

CUT KHAIRUN NISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1111102010075

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian arang aktif dan jerami
terhadap kualitas air secara kimiawi, kualitas air secara mikrobiologi, kelangsungan
hidup, pertumbuhan berat mutlak dan laju pertumbuhan mutlak post larva udang windu
(Penaeus monodon). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang
terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan yakni (A) kontrol, (B) arang aktif 5 ppm, (C)
jerami 5 ppm dan (D) arang aktif+jerami (masing-masing 5 ppm). Setelah pemberian
perlakuan, air dibiarkan selama seminggu sebelum dilakukan penebaran udang. Larva
udang windu yang ditebar dengan kepadatan 50 ekor/25 liter air dengan pemberian
pakan 3 kali sehari masing-masing 1,5 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang
aktif dan jerami berbeda nyata terhadap kualitas air secara kimiawi, kelangsungan hidup
(SR), pertumbuhan berat mutlak (Wm) dan pertumbuhan panjang mutlak (Pm) tetapi
tidak berbeda nyata terhadap kualitas air secara mikrobiologi. Kelangsungan hidup
tertinggi diperoleh pada perlakuan arang aktif (SR 97%) dan perlakuan jerami (SR 95%)
dengan konsentrasi ammonia (0,435 ppm; 0, 323 ppm secara berurutan) sedangkan
terendah diperoleh perlakuan arang aktif+jerami yang cenderung setara dengan
perlakuan kontrol (SR 86%; SR83% secara berurutan) dengan konsentrasi (0,333 ppm;
0,849 ppm). Arang aktif dan jerami juga dapat menurunkan konsentrasi bakteri umum
dan bakteri vibrio serta memperoleh jenis plankton lebih sedikit yakni 7 jenis, sedangkan
arang aktif+jerami dan kontrol ditemukan jenis fitoplankton lebih banyak yakni 10 jenis.
Kata kunci : Arang aktif, Jerami, Kualitas air, Udang windu.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK