GAMBARAN FAKTOR RISIKO PERILAKU PENULARAN HIV/AIDS PADA LAKI-LAKI BELUM MENIKAH BERDASARKAN ORIENTASI SEKSUAL DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

GAMBARAN FAKTOR RISIKO PERILAKU PENULARAN HIV/AIDS PADA LAKI-LAKI BELUM MENIKAH BERDASARKAN ORIENTASI SEKSUAL DI BANDA ACEH


Pengarang

Muhammad Fadhun - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101050047

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Human Immunodefisiensi Virus (HIV) dan Aquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan salah satu masalah kesehatan global. Di Indonesia kasus HIV/AIDS sudah banyak ditemukan salah satunya adalah di Kota Banda Aceh. Salah satu faktor penularan HIV/AIDS yang utama adalah faktor perilaku seksual seperti partner seks yang banyak, anal seks dan tidak memakai kondom dalam melakukan aktivitas seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko perilaku seksual terhadap penularan HIV/AIDS pada laki-laki dengan orientasi seks heteroseksual, biseksual, dan homoseksual di Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Seluruh populasi pada penelitian adalah laki-laki dengan umur 18 tahun ke atas dan tinggal di Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki homoseksual memiliki perilaku risiko tertinggi penularan HIV/AIDS pada perilaku anal seks (96,96%), laki-laki heteroseksual perilaku tertingginya adalah tidak memakai kondom saat melakukan hubungan seks (34,21%) dan tidak melakukan tes HIV/AIDS (41,67%) sedangkan laki-laki biseksual perilaku tertingginya pada perilaku jumlah patner lebih dari satu dalam melakukan hubungan seksual (96,7%). Kesimpulan penelitian adalah tertularnya HIV/AIDS pada setiap orientasi seks dapat melalui semua faktor risiko perilaku seksual walaupun terdapat perbedaan dalam perilaku seksual berisiko pada setiap orientasi seks.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK