Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
MOTIF RAGAM HIAS PADA PAKAIAN ADAT PERNIKAHAN SUKU ALAS DI KABUPATEN ACEH TENGGARA
Pengarang
Riski Amalia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1006102030032
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Motif, Pakaian, Makna
Penelitian yang berjudul “motif ragam hias pada pakaian adat pernikahan Suku Alas di Kabupaten Aceh Tenggara” ini mengangkat masalah bagaimana motif ragam hias pada pakaian pernikahan Suku Alas di Kabupaten Aceh Tenggara dan apa saja makna motif-motif yang terdapat didalamnya. Penelitian ini bertujuan memaparkan motif-motif yang disulam pada pakaian pernikahan terdahulu dan pakaian modern, baik pakaian pria maupun pakaian wanita. Subjek dalam penelitian ini adalah Zumadin dan Suhardi sebagai petua adat di MAA, juga Kadri dan Mardiana sebagai pengrajin sulam alas dan pemilik penyewaan pakaian adat. Objek dalam penelitian ini adalah motif ragam hias yang terdapat pada pakaian pernikahan suku alas. Pendekatan penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif yaitu dengan cara mendeskripsikan hasil atau menarik kesimpulan melalui hasil data-data yang diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Cara pengambilan data motif ragam hias pada pakaian pernikahan suku alas dan makna yang terkandung pada pakaian diperoleh melalui observasi (pengamatan), wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan instrument penelitiannya berupa panduan wawancara, panduan observasi dan panduan dokumentasi serta kamera guna mendapat data yang valid. Dari hasil penelitian diperoleh data tentang motif ragam hias pada pakaian adat pernikahan Suku Alas. Motif-motif yang terdapat pada pakaian adat pernikahan ini berupa motif Embun Bekhangkat, Pucuk Khebung, Semut Beriring, Jekhjak Pantemken, Mte Baning, Lempang Kentang, Pgakh Anak, Bunge Mbakau, Bunge Jambu, Embun Bekhangkat Bulung Tebu, Jalan Ular, Bunge Empat, Bunge Waluh, dan Khentape. Makna yang terkandung pada motif ini melambangkan tatakrama, saling hormat menghormati, yang mana kehidupan penuh dengan tantangan dan rintangan yang berliku-liku sehingga kita harus dapat membentengi diri dengan keimanan, keIslaman, ketauhidan dan kemakrifatan.
Tidak Tersedia Deskripsi
NILAI SIMBOLIS RAGAM HIAS PADA PAKAIAN PENGANTIN ACEH TAMIANG (Munawwarah, 2021)
MODIFIKASI PAKAIAN ADAT PERKAWINAN KABUPATEN ACEH TENGGARA (Masniar, 2017)
STUDI ETNOBOTANI UPACARA ADAT SUKU ALAS DI KECAMATAN BABUSSALAM KABUPATEN ACEH TENGGARA PROVINSI ACEH (ARMAYA FITRI, 2026)
RAGAM HIAS DAN NILAI SIMBOLIS PADA PAKAIAN PENGANTIN ADAT ACEH TENGAH (Supriana, 2018)
KAJIAN FILOSOFI MOTIF RAGAM HIAS PADA PERANGKAT ADAT KEMATIAN DI DESA ALUE THO KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA (Putri Maulida, 2023)