PEMBELAJARAN OLAH TUBUH PADA SISWA TUNA RUNGU DI SDLB LABUI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMBELAJARAN OLAH TUBUH PADA SISWA TUNA RUNGU DI SDLB LABUI BANDA ACEH


Pengarang

NURUL FADHILLAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106102030007

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian berjudul “Pembelajaran Olah Tubuh pada Siswa Tuna Rungu di SDLB Labui Banda Aceh”. Rumusan Masalah Bagaimana pembelajaran olah tubuh pada siswa tuna rungu di SDLB Labui Banda Aceh, Apa saja kendala- kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran oleh tubuh pada siswa tuna rungu di SDLB Labui Banda Aceh. penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan pembelajaran olah tubuh pada siswa tuna rungu di SDLB Labui Banda Aceh dan Untuk mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran olah tubuh pada siswa tuna rungu di SDLB Labui Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru kelas SDLB Labui Banda Aceh yang mengajar tari dan siswa kelas VI tuna rungu di SDLB Labui Banda Aceh yang belajar seni tari. Objek pada penelitian ini adalah pembelajaran olah tubuh pada siswa tuna rungu di SDLB Labui Banda Aceh. Teknik Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dengan reduksi, display, serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran olah tubuh pada siswa tuna rungu di SDLB Labui Banda Aceh berjalan dengan baik, meskipun masih menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang telah dikembangkan dan dimodifikasi sesuai kebutuhan siswa, namun kemampuan anasisa guru dalam menentukan materi dan menerapkan strategi pembelajaran seperti metode Phisical Prompting, metode Gesturan Prompting, serta metode direc intruction, pada proses pembelajaran olah tubuh yang sesuai dengan kemampuan siswa, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana. Kesulitan dari guru berkaitan dengan kekurangan yang diderita oleh siswa. Karena keterbatasan yang dimiliki oleh siswa-siswanya, sehingga membuat guru terkadang harus memperaktikkan gerakan secara berulang, dan menjelaskannya kembali secara perlahan, hal ini tentu saja membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih dibandingkan dengan pengajaran tari atau olah tubuh pada anak-anak normal.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK