Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGGUNAAN METODE WARD DALAM PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH BERDASARKAN INDIKATOR TANAMAN PANGAN DAN PERKEBUNAN
Pengarang
Salmiati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1108101010014
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk melihat hasil pengelompokan kabupaten/kota di Provinsi Aceh berdasarkan luas tanam komoditas subsektor tanaman pangan dan perkebunan. Peubah yang digunakan merupakan peubah-peubah yang berasal dari luas tanam subsektor tanaman pangan dan perkebunan yang meliputi luas tanam padi, luas tanam jagung, luas tanam kedelai, luas tanam kacang tanah, luas tanam ubi jalar, luas tanam ubi kayu, luas tanam kelapa sawit, luas tanam karet, luas tanam kakao, luas tanam kelapa, luas tanam pinang, dan luas tanam kopi. Metode yang digunakan adalah metode Ward dengan konsep jarak korelasi Pearson dan jarak Euclidean. Perhitungan jarak dengan konsep jarak Euclidean dilakukan setelah masalah multikolinearitas teratasi dengan analisis komponen utama. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelompokan dengan konsep jarak Euclidean lebih baik dibandingkan pengelompokan dengan jarak korelasi Pearson. Hasil pengelompokan 6 Cluster dengan jarak Euclidean menunjukan bahwa Kabupaten Aceh Selatan, Pidie dan Pidie Jaya merupakan kabupaten yang berpotensi pada komoditas padi, jagung, kacang tanah, ubi kayu, kakao dan kelapa. Kabupaten Bireun dan Aceh Utara merupakan kabupaten yang berpotensi pada komoditas padi, kedelai, ubi kayu, kelapa sawit, karet, kakao, pinang dan kelapa. Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang, Nagan Raya dan Aceh Barat merupakan kabupaten yang berpotensi pada komoditas padi, kacang tanah, kelapa sawit dan karet. Kabupaten Aceh Tenggara merupakan kabupaten yang berpotensi pada komoditas padi, jagung karet, ubi kayu dan kakao. Sementara Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Subussalam, Lhokseumawe, Simeulu, Gayo Lues, Banda Aceh, Langsa dan Sabang yang tidak memiliki potensi subsektor tanaman pangan dan perkebunan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi semua pihak tentang potensi subsektor tanaman pangan dan perkebunan masing-masing kabupaten/kota di Aceh.
Kata Kunci : luas tanam, metode Ward, korelasi Pearson, Euclidean, analisis komponen utama
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PENGARUH PRODUKSI KOMODITI UNGGULAN PADA SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN DAN TANAMAN PERKEBUNAN DI PROVINSI ACEH (RIAN RAMADHANA, 2015)
ANALISIS DISKRIMINAN DALAM MENENTUKAN FUNGSI PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA BERDASARKAN INDIKATOR INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (LYRA ORNILA, 2017)
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI INDEKS KEBAHAGIAAN INDONESIA MENGGUNAKAN METODE ANALISIS DISKRIMINAN (Siti Rahima, 2023)
PENERAPAN AGGLOMERATIVE HIERARCHICAL CLUSTERING DALAM MENGELOMPOKKAN SMA/MA JURUSAN IPS DI PROVINSI ACEH (TESSA PRIHARTINA PARHUSIP, 2019)
CLUSTERING TIME SERIES ANALYSIS UNTUK MENGELOMPOKKAN KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA BERDASARKAN NILAI INFLASI (AULIA SAHPUTRA, 2020)