KAJIAN PENGARUH VARIASI SUDUT PADA BENDUNG PELIMPAH TIPE SEGITIGA TERHADAP TINGGI ALIRAN DI ATAS MERCU | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN PENGARUH VARIASI SUDUT PADA BENDUNG PELIMPAH TIPE SEGITIGA TERHADAP TINGGI ALIRAN DI ATAS MERCU


Pengarang

Pudia Fachrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0804101010133

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bendung merupakan bangunan air yang dibangun melintang sungai untuk meninggikan elevasi muka air. Untuk meningkatkan kapasitas aliran pada bendung dapat digunakan dengan memperpanjang pelimpah tanpa memperlebar lebar sungai. Atas dasar pemikiran tersebut, penelitian ini mencoba memperpanjang pelimpah dengan membelokkan pelimpah sehingga terbentuk sudut belokan yang membentuk segitiga. Penelitian ini bertujuan mengkaji peningkatan kapasitas aliran pada bendung tersebut dengan menggunakan 2 variasi model bendung pelimpah tipe segitiga dengan sudut 120º dan 135º dan 1 tipe model bendung lurus dengan ukuran panjang mercu sama dengan ukuran lebar saluran yang terbuat dari beton. Ukuran panjang melintang mercu pada bendung pelimpah tipe segitiga dengan sudut 120º dan 135º yaitu 1,16 m dan 1,14 m. Penelitian dilakukan di Laboraturium Hidraulika Model Teknik Sungai dan Pantai Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, dengan membuat model saluran air berbentuk penampang segiempat yang memiliki ukuran lebar saluran 1 m, tinggi 0,3 m, dan panjang 8 m. Penelitian yang dilakukan untuk memperpanjang pelimpah dengan mencoba 3 variasi sudut (?) belokan pelimpah dengan 3 variasi debit (Q) yang akan mempengaruhi tinggi aliran di atas mercu (hc) dan profil muka air pada model saluran yang dibendung. Pengukuran debit dilakukan dengan dengan menggunakan pelampung. Hasil yang diperoleh untuk debit aliran yang tertinggi yaitu pada percobaan bendung pelimpah dengan panjang mercu 1 m dengan Q = 0,0093 m3/det. Debit terbesar kedua yaitu pada bendung pelimpah dengan panjang mercu 1,14 m dengan debit (Q) = 0,0076 m3/det. Dan debit terkecil yaitu pada bendung pelimpah dengan panjang mercu 1,16 m dengan debit (Q) = 0,0062 m3/det.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK