<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18604">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DI DATARAN RENDAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusnidar </namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan organik pada beberapa klon ubi jalar serta mengetahui interaksi antara bahan organik dan klon terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar pada dataran rendah. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh dengan ketinggian tempat 4 m di atas permukaan laut yang berlangsung dari bulan Maret sampai September 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (Split Plot Design) pola Rancangan Acak Kelompok (RAK). Ada dua faktor yang diteliti yaitu bahan organik dan klon. Petak utama adalah bahan organik yang terdiri dari dua taraf dan anak petak  adalah klon ubi jalar yang terdiri dari delapan taraf. Peubah yang diamati meliputi persentase tumbuh, vigoritas sulur, bobot berangkasan basah dan bobot berangkasan kering per tanaman, bobot basah umbi dan bobot kering angin umbi per tanaman, total berat umbi besar, total berat umbi kecil, hasil total berangkasan atas, hasil umbi total, evaluasi sensori umbi, warna kulit dan warna daging umbi. Pertumbuhan dan hasil terbaik dijumpai pada perlakuan tanpa bahan organik. Pertumbuhan tanaman ubi jalar terbaik dijumpai pada klon Saree-ungu dan Saree-kuning, sedangkan untuk hasil tanaman ubi jalar terbaik dijumpai pada Saree-kuning. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara bahan organik dengan klon ubi jalar.&#13;
Kata Kunci: bahan organik, klon ubi jalar, uji adaptasi&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18604</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-12 12:15:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-12 14:08:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>