<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18594">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PANJANG BADAN ANAK USIA 1-2 TAHUN YANG MENDAPATKAN ASI EKSLUSIF DAN SUSU FORMULA DI KECAMATAN DARUL IMARAH, KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2015</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Harisah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ASI ekslusif merupakan pemberian ASI pada bayi selama 6 bulan pertama tanpa diberikan makanan lain. Zat gizi yang lengkap pada ASI dapat memenuhi kebutuhan bayi untuk tumbuh dan berkembang. Indikator pertumbuhan anak dapat dinilai dari indeks TB/U, anak yang mengalami pertumbuhan tinggi badan yang terhambat dikatakan stunting. Di Indonesia sendiri khususnya Aceh tingginya stunting masih menjadi masalah.Salah satu faktor yang mempengaruhi buruknya pertumbuhan adalah asupan nutrisi selama masa emas pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan panjang badan anak usia 1-2 tahun yang mendapatkan anak ASI ekslusif dan anak yang diberikan susu formula. Menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan case control, penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2015 -- Oktober 2015. Data dikumpulkan dengan cara mengukur panjang badan anak usia 1-2 tahun dan checklist berdasarkan wawancara riwayat pemberian ASI ekslusif dan susu formula dengan ibu/orang tua yang mempunyai anak usia 1-2 tahun. Sampel berjumlah 184 responden dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Pada penelitian ini didapatkan anak yang menderita stunting dan severe stunting sebesar 34,6% pada anak yang mendapatkan ASI ekslusif sedangkan 39,8% pada anak yang diberikan ASI non ekslusif. Data dianalisis menggunakan uji statistik Mann Whitney test. Hasil penelitian menunjukkan (p-value =0,482) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak  ada perbedaan yang signifikan antara pemberian ASI ekslusif dan susu formula terhadap panjang badan anak usia 1-2 tahun.&#13;
Kata kunci: Stunting, ASI ekslusif, Susu formula, Aceh, Darul Imarah&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BREAST FEEDING - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BONES - HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>613.269</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18594</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-12 11:08:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-13 10:16:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>