STUDI EVALUASI PENANGANAN BANJIR SUNGAI KRUENG SINGKIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STUDI EVALUASI PENANGANAN BANJIR SUNGAI KRUENG SINGKIL


Pengarang

Mukhsin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200060141

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kabupaten Aceh Singkil dengan luas wilayah 3.578 Km2 terletak pada daerah rawa yang dikelilingi oleh Sungai Singkil, Sungai Ujung Bawang dan dilintasi oleh Sungai Bengkolan. Berdasarkan Keppres Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penetapan Wilayah Sungai, Sungai Singkil merupakan salah satu sungai yang berada dalam Wilayah Sungai Lintas Propinsi (kode WS 01.09.A2). Maksud studi ini adalah untuk mengevaluasi Penanganan Banjir Sungai Krueng Singkil yang telah dilakukan, dengan melakukan analisis hidrologi dan analisis bangunan eksisting. Tujuan studi ini adalah untuk mendapatkan penanganan banjir yang efektif berdasarkan data dari kegiatan Monitoring Banjir BWS Sumatera I, kemudian membandingkan kejadian banjir tersebut dengan banjir periode ulang yang dihitung menggunakan metode HSS Gama I. Ruang lingkup dari studi ini adalah mendeskripsikan kejadian banjir dengan data kejadian banjir sepuluh tahun terakhir meliputi daerah genangan, luas genangan, tinggi genangan dan lamanya genangan. Menganalisis debit banjir periode ulang dengan menggunakan metode unit Hidrograf Sintetis Satuan (HSS) Gama I. Perhitungan debit banjir dilakukan dengan menggunakan data curah hujan yang berasal dari tiga stasiun hujan yang berada didalam DAS Sungai Krueng Singkil yaitu Stasiun BPP Blangkejeren di Kabupaten Gayo Lues, Stasiun PT. Socfindo di Simpang Kanan dan Simpang Kiri Kabupaten Singkil. Membuat deskripsi bangunan eksisting guna mengetahui efektifitas bangunan tersebut dalam upaya penanganan banjir yang terjadi. Hasil analisis data kejadian banjir yang terhimpun selama tahun 2003 sampai dengan tahun 2013 terjadi peningkatan luasan daerah genangan akibat banjir. Berdasarkan data debit dari kegiatan monitoring banjir, kejadian banjir pada Tahun 2013 dengan debit sebesar 5.249,21 m3/detik merepresentasikan debit Periode Ulang 5 Tahunan yang dihitung dengan metode HSS Gama I sebesar 5.250,32 m3/detik. Secara umum bangunan yang ada di Singkil kurang efektif sebagai bangunan pengendali banjir karena tujuan dan fungsi bangunan tersebut bukan sebagai bangunan pengendali banjir.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK