Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMILIHAN MODA OLEH PEKERJA MENUJU TEMPAT KERJA DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS KANTOR WALIKOTA BANDA ACEH)
Pengarang
cut mina muzalifa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1104101010038
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Peningkatan jumlah kendaraan pribadi baik mobil dan sepeda motor di kota Banda Aceh berdampak langsung pada lalu lintas di perkotaan. Kenaikan jumlah kendaraan pribadi menunjukkan bahwa angkutan umum mulai kehilangan perannya sebagai angkutan publik yang dominan. Penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pihak-pihak terkait mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda, khususnya untuk perjalanan menuju tempat kerja dan untuk pengembangan angkutan umum baik itu dari atau menuju tempat kerja. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pegawai tentang pemilihan moda menuju tempat kerja, untuk mengetahui prioritas alternatif pemilihan moda berdasarkan pertimbangan kriteria yang menyertai moda tersebut. Lokasi penelitian ini adalah Kantor Walikota Banda Aceh, dan responden pada penelitian ini adalah pegawai Kantor Walikota Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh. Data primer didapat dari kuisioner metode Analytical Hierarchy Process (AHP), moda yang diamati adalah mobil, sepeda motor, dan pegawai yang tidak mengendarai kendaraan sendiri menuju tempat kerja (antar jemput), dan faktor pemilihan moda adalah waktu, nyaman, aman, dan biaya. Dengan penelitian ini yang diharapkan dapat diketahui permodelan untuk perjalanan yang tepat menuju tempat kerja. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kriteria pemilihan moda menuju tempat kerja adalah aman sebesar (26,03%), diikuti oleh nyaman (25,39%), waktu (25,87%), dan biaya (22,69%). Untuk segi keamanan moda pilihan responden adalah mobil (51,12%), sepeda motor (29,91%), antar jemput (18,59%). Dari segi kenyamanan moda pilihan responden adalah sepeda motor (38,30%), antar jemput (33,01%), mobil (28,68%). Dari segi biaya moda pilihan responden adalah sepeda motor (46,72%), antar jemput (28,76%), mobil (24,50%). Dari segi waktu moda pilihan responden adalah mobil (40,24%), sepeda motor (35,97%), antar jemput (23,78%). Sedangkan moda global yang menjadi pilihan alternatif responden yang pertama adalah sepeda motor (37,43%), kedua mobil (36,57%) dan selanjutnya antar jemput (26,00%).
Kata Kunci: Analytical Hierarchy Process, Kriteria dan Alternatif, Pemilihan Moda.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSEPSI PEGAWAI NEGERI SIPIL TERHADAP PEMILIHAN MODA UNTUK PERJALANAN KERJA (STUDI KASUS PEGAWAI NEGERI SIPIL KOTA JANTHO YANG BERDOMISILI DI KOTA BANDA ACEH DAN SEKITARNYA) (Rahmad Saputra, 2017)
KAJIAN PERSEPSI PENGGUNA JENIS ANGKUTAN UMUM DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Nurchalis, 2024)
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI OLEH APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) KABUPATEN SIMEULUE MENUJU KE KOTA BANDA ACEH (B. ISMUNANDAR . LG, 2025)
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI MENUJU KE KAMPUS OLEH MAHASISWA ASRAMA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (MUHAMMAD RISKI, 2025)
ANALISIS PENYEDIAAN ANGKUTAN UMUM BANDA ACEH -- KOTA JANTHO (ALTERNATIF PEMILIHAN MODA ANGKUTAN UMUM BANDA ACEH - KOTA JANTHO) (Edi Hermansyah, 2025)