<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18336">
 <titleInfo>
  <title>PUSAT KEGIATAN SENI TARI TRADISIONAL ACEH DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dynie Sabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nilai lebih dari suatu daerah dapat tercermin melalui kebudayaan. Salah &#13;
satu budaya yang ada di Indonesia adalah budaya seni tari. Salah satu seni tari &#13;
yaitu berasal dari seni tari Aceh. Pada Judul seminar Pusat Kegiatan Seni Tari &#13;
Tradisional Aceh di Banda Aceh ini bertujuan menyediakan tempat untuk &#13;
mengapresiasikan seni tari tradisional Aceh, menarik minat generasi muda untuk &#13;
meningkatkan dan mempelajari lebih dalam kembali seni tari tradisional Aceh, &#13;
dan menjaga keberagaman dan kesinambungan nilai-nilai tradisional Aceh dalam &#13;
usaha untuk menjawab tantangan dari budaya Global. &#13;
Pusat Kegiatan Seni Tari Tradisional Aceh ini berlokasi di jalan P.Nyak &#13;
Makam Lampineung Banda Aceh. Setiap kegiatan pada Pusat Kegiatan Seni &#13;
Tradisional Aceh pada dasarnya adalah fungsi utama sebagai sarana pelatihan tari &#13;
tradisional Aceh dan sarana pelestarian serta promosi kebudayaan. Oleh karena itu &#13;
ruang-ruang tempat pelaksanaan kegiatan dapat dikelompokkan berdasarkan &#13;
fungsi, yaitu : kelompok ruang pelatihan tari tradisional Aceh, kelompok ruang &#13;
promosi atau pertunjukan tari tradisional Aceh, serta didukung oleh kelompok &#13;
ruang pengelolaan. Selain itu juga terdapat ruang-ruang penunjang. &#13;
Pusat Kegiatan Seni Tari Tradisional Aceh tidak cukup hanya menjadi &#13;
wadah yang menampung aktifitas-aktifitas seni tari, namun lebih dari itu harus &#13;
memiliki kemampuan untuk menghadirkan identitas yang ekspresif sebagai &#13;
bentuk wujud yang ekspresi dari sebuah karya seni, sehingga dengan demikian &#13;
akan sangat mendukung peran dan fungsi utama sebuah Pusat Kegiatan Seni Tari &#13;
Tradisional Aceh. Maka tema Ekspresionisme dianggap cukup relevan untuk &#13;
objek rancangan Pusat Kegiatan Seni Tari Tradisional Aceh.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18336</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-07 13:02:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-08 10:20:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>