<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18287">
 <titleInfo>
  <title>KETERBUKAAN DIRI DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA ASAL PAPUA DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Juniar Muharramah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul  “Keterbukaan  diri  dalam  komunikasi  antarbudaya&#13;
mahasiswa  asal Papua di Universitas  Syiah Kuala Banda Aceh”.  Tujuannya  untuk&#13;
mendeskripsikan  keterbukaan  diri  dalam  komunikasi  antarbudaya  serta  faktor-faktor yang mendukung  dan  menghambat  keterbukaan  diri  mahasiswa  asal Papua &#13;
dengan  mahasiswa  asal Aceh di Universitas  Syiah Kuala Banda Aceh.  Teori yang &#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah teori keterbukaan diri atau yang disebut self &#13;
disclosure theory.  Penelitian ini  menggunakan  pendekatan kualitatif. &#13;
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara (indepth interview) dan &#13;
observasi terhadap informan penelitian. Teknik pemilihan informan menggunakan&#13;
metode  snowball sampling  dan  purposive sampling,  sedangkan  untuk&#13;
menganalisis data  menggunakan model analisis data Miles dan  Huberman. &#13;
Berdasarkan  hasil  penelitian, keterbukaan  diri yang dilakukan  mahasiswa  asal &#13;
Papua melewati  lima  dimensi  yaitu  (1) Ukuran  dan  jumlah  self disclosure; &#13;
pengungkapan topik  pribadi pada waktu yang tinggi dan  pesan yang disampaikan &#13;
mengenai topik keluarga, teman dan pacar. (2) Valensi  self disclosure; &#13;
keterbukaan diri bersifat positif. (3)  Kecermatan  dan  kejujuran; informasi yang &#13;
disampaikan dicermati dan disampaikan apa adanya. (4) T ujuan  self disclosure; &#13;
aktualisasi  diri dan memperluas jaringan pertemanan. (5) Keakraban; informasi &#13;
yang disampaikan pada tingkat privasi yang tinggi kepada teman yang dijadikan &#13;
sebagai tempat untuk melakukan keterbukaan diri . Proses keterbukaan  diri yang &#13;
terjadi  didukung  oleh  beberapa  fakor  yaitu  besar  kelompok, topik, kepribadian, &#13;
dan  perasaan  nyaman/ mempercayai. Namun  keterbukaan  diri yang berlangsung&#13;
juga  tidak  terlepas  dari  faktor-faktor  penghambat  yaitu  culture shock, perbedaan&#13;
bahasa dan logat serta prasangka.&#13;
Kata Kunci: Keterbukaan diri, Komunikasi Antarbudaya</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18287</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-06 16:15:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-07 09:58:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>