Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS SUPPLY CHAIN RISK MENGGUNAKAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) (STUDI KASUS PT DUNIA BARUSA)
Pengarang
Rizki Agam Saputra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1104106010063
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perhatian mengenai risiko dan cara menangani resiko secara berlanjut telah mengalami pengembangan dalam satu dekade terakhir. PT Dunia Barusa adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan dan pelayanan salah satu pabrikan mobil terbaik di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan PT. Dunia barusa menerapkan sistem rantai pasok yang kompleks. Kompleksitas supply chain menghadapkan PT. Dunia Barusa dengan berbagai risiko yang bisa menyebabkan gagalnya tujuan yang hendak dicapai, seperti pembatalan kontrak, rusaknya suku cadang saat proses penyimpanan, dan lain lain. Untuk mengantisipasi dan mengatasi masalah-masalah risiko supply chain secara efektif hendaknya dikembangkan suatu konsep Supply Chain Risk Management (SCRM). Dalam penelitian ini akan dilakukan kajian risiko supply chain melalui identifikasi risiko, melakukan analisis dan evaluasi terhadap risiko untuk mendapatkan peringkat risiko dengan menggunakan pengembangan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat 20 risiko yang teridentifikasi dan risiko yang menunjukan angka paling kritis adalah risiko keterlambatan pengiriman barang dari supplier dengan nilai RPN sebesar 448. Dari hasil eveluasi risiko dengan menggunakan diagram fishbone, risiko yang menjadi permasalahan utama dalam risiko keterlambatan adalah faktor lingkungan terutama faktor cuaca dan lokasi pengiriman. Solusi perbaikan yang disarankan adalah perusahaan dapat mempertimbangkan untuk mengurangi lead time pengiriman barang dengan berkerja sama langsung dengan PT Toyota Astra Motor untuk merancang sistem pengiriman langsung dari Jakarta ke Banda Aceh, sehingga mengurangi pengaruh dari dampak cuaca buruk dan mengurangi risiko kecelakaan
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISA SUPPLY CHAIN RISK MANAGEMENT MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA SUPPLY CHAIN PRODUKSI KOPI (STUDI KASUS : KOPERASI BAITUL QIRADH BABURRAYYAN ACEH TENGAH) (Dira Farhani, 2017)
ANALISIS SUPPLY CHAIN RISK MENGGUNAKAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) (STUDI KASUS PT DUNIA BARUSA) (Rizki Agam Saputra, 2016)
PENDEKATAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS UNTUK ANALISIS KEGAGALAN PIPA BOILER PADA PLTU NAGAN RAYA (Qamarullah, 2015)
MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDI KASUS : CV ABAH SIKUA – PERLAK PEUDAYA, PADANG TIJI, PIDIE) (Hajarul Aswadi, 2019)
PERENCANAAN PERAWATAN MESIN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA MESIN CONVEYOR AREA BATCHING PLANT BETON (STUDI KASUS DI PT. LHOKNGA BETON) (Abdul Fauzan Darkita, 2019)