<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18146">
 <titleInfo>
  <title>KONTROL OPTIMAL PADA PERMASALAHAN PELUNCURAN KETINGGIAN MAKSIMUM ROKET GODDARD</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Rafina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu penelitian dan pemodelan tentang roket dilakukan oleh Robert H. Goddard pada tahun 1926 yang disebut sebagai permasalahan Goddard. permasalahan ini merupakan salah satu permasalahan kontrol optimal yang kontinu. Fungsi tujuan pada model roket Goddard adalah memaksimumkan ketinggian roket pada waktu akhir dalam arah vertikal dari permukaan bumi dengan kendala yaitu perubahan ketinggian, kecepatan dan massa roket, namun pada penelitian ini fungsi tujuan dimodifikasi yaitu memaksimumkan ketinggian roket pada waktu akhir dengan gaya dorong yang seminimum mungkin, hal ini bertujuan untuk mengurangi laju penggunaan bahan bakar selama peluncuran. Solusi dari permasalahan ini diselesaikan secara numerik dengan menggunakan Tomlab PROPT (The Professional Optimal Control Software). Perbandingan solusi dari model sebelum dimodifikasi dengan model setelah dimodifikasi menunjukkan bahwa total gaya dorong yang diberikan mesin roket menurun, hal ini mengakibatkan ketinggian roket juga menurun, sehingga diberikan nilai penalti kontrol pada variabel kontrol yaitu ?1 = 1e-7,  dimana nilai penalti ini memberikan solusi yang paling baik pada permasalahan ini.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18146</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-04 11:53:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-04 14:06:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>